Show simple item record

dc.contributor.advisorShaukat OH, drg.,Sp.BMen_US
dc.contributor.authorDewi Andrianien_US
dc.date.accessioned2010-03-20T05:53:11Z
dc.date.available2010-03-20T05:53:11Z
dc.date.issued2008-05-08T00:00:00Zen_US
dc.identifier.otherYuri Tiopan Napitupuluen_US
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/8458
dc.description970600017en_US
dc.description.abstractMenopause diartikan sebagai suatu proses dimana wanita tidak mengalami menstruasi lagi. Usia rata - rata seorang wanita mengalami menopause adalah 51 tahun. Pada masa menjelang menopause, ovarium mulai mengalami penuaan sehingga produksi hormon estrogen menurun dan terjadi gangguan keseimbangan hormon. Kekurangan hormon estrogen ini menyebabkan keluhan keluhan yang dikenal sebagai sindroma defisiensi estrogen. Wanita menopause sering disertai dengan penyakit – penyakit sistemik seperti osteoporosis, penyakit jantung koroner dan hipertensi. Teknik pembedahan di daerah rongga mulut pada wanita menopause adalah sama dengan pasien biasa. Pemilihan bahan anastetikum juga harus disesuaikan dengan keadaan - keadaan yang dijumpai pada pasien- pasien menopause tersebut. Terdapatnya penyakit – penyakit sistemik, daya tahan yang menurun, kondisi mental yang menurun dan lain - lain akan menyebabkan perawatan pembedahan pada pasien menopause tidak dapat disamakan dengan pasien yang masih muda.en_US
dc.language.isootheren_US
dc.subjectbedah muluten_US
dc.subjectmenopauseen_US
dc.titleTindakan Bedah Mulut Pada Pasien Menopauseen_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record