Show simple item record

dc.contributor.advisorDaulay, Murnien_US
dc.contributor.advisorSyarief, Iskandar
dc.contributor.authorSaepudinen_US
dc.date.accessioned2010-03-20T02:19:08Z
dc.date.available2010-03-20T02:19:08Z
dc.date.issued2009-01-12T00:00:00Zen_US
dc.identifier.otherFranzen_US
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/7186
dc.description08E00869en_US
dc.description.abstractOne of the indicators in measuring the economic achievement of a country is Ecomic Growth of that country. Notiwithstanding as the only indicator in a country’s economic achievement, Economic Growth approach is very common indicator. The government role in stabilizing the economic is to make policies to reduce the economic gap. The aim of this research is to study the effect of value added tax payers (PKP), Inflation previous period (INFt-1), and economic growth (ECR) on the Value Added Tax (PPN). This research is designed to see the effects of independent variables on the dependent variable, so the model is analized with the Multiple Linear Regression. The method applied in this research is Ordinary Least Square (OLS). The result showed that independent variables (PKP, INFt-1, and ECR) significantly influence the dependent variable (PPN) simultaneously, and independent variables (PKP, and ECR) significantly and positively influence the dependent variable (PPN) partially, however INFt-1 significantly and negatively influence the PPN. Overall estimation showed had ECR had the most influence on the Value Added Tax (PPN)en_US
dc.description.abstractSalah satu tolak ukur dari keberhasilan ekonomi suatu negara dapat dilihat dari angka pertumbuhan ekonomi negara tersebut. Meskipun bukan satu-satunya indikator untuk menilai prestasi ekonomi suatu negara, pendekatan pertumbuhan ekonomi cukup lazim digunakan. Peran pemerintah sebagai stabilisator perekonomian dapat dijalankan dengan mengeluarkan kebijakan-kebijakan untuk mengurangi kesenjangan dalam perekonomian. Penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh jumlah pengusaha kena pajak, inflasi periode sebelumnya, dan pertumbuhan ekonomi terhadap pajak pertambahan nilai di Sumatera Utara. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan regresi linear berganda, karena penelitian ini dirancang untuk meneliti pengaruh variabel independen terhadap variabel dependen. Metode yang digunakan adalah Ordinary Least Square (OLS). Secara serempak (bersama) variabel variabel independen (jumlah Pengusaha Kena Pajak, inflasi periode sebelumnya, dan Pertumbuhan Ekonomi), mempunyai pengaruh yang signifikan terhadap variabel dependen (Pajak Pertambahan Nilai). Secara parsial variabel variabel independen yaitu jumlah Pengusaha Kena Pajak, dan Pertumbuhan Ekonomi mempunyai pengaruh yang positif dan signifikan sedangkan variabel Inflasi periode sebelumnya mempunyai pengaruh negatif dan signifikan terhadap variabel dependen (Pajak Pertambahan Nilai). Secara keseluruhan dari hasil Estimasi menunjukkan bahwa Pertumbuhan Ekonomi mempunyai pengaruh paling besar terhadap Pajak Pertambahan Nilai di Sumatera Utaraen_US
dc.language.isoiden_US
dc.titleAnalisis Faktor Faktor Yang Mempengaruhi Pajak Pertambahan Nilai (PPN)Di Sumatera Utaraen_US
dc.typeMaster Thesesen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record