Show simple item record

dc.contributor.advisorProf. Dr.Ir. Abd. Rahim Matondang, MSIE; Ir. Nazlina, MT.en_US
dc.contributor.authorTika Juleiva Purbaen_US
dc.date.accessioned2010-03-19T10:50:23Z
dc.date.available2010-03-19T10:50:23Z
dc.date.issued2008-05-09T00:00:00Zen_US
dc.identifier.otherElisa Ekaningsihen_US
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/7032
dc.description05012310en_US
dc.description.abstractPT.UCI UTAMA was an industry involve in active carbon by using coconut shell as material substance. In the company were found non-ergonomic conditions especially in the production's room, like bad working environment and work posture which not naturally. The aim of this study were to do evaluation for suitability between working environment and work posture also give ergonomic recommendations in order to recovering the problem. The study have 25 male workers for sample. Component which measuring from working environmet such as: temperature and humidity) by using Thermo-Hygrometer, illumination by using Lux Meter, noise intensity by using Sound Level Meter, and dust content by using Haz-Dust Environment Particular Air Monitor. Martin Human Body for measuring standing work posture and also watching worker's posture as long as their working. The results showed that all components from working environment at production's room in PT.UCI UTAMA has exceed from standard. The measurement from temperature and humidity range from 38°C to 44°C and 53% to 64%. The illumination (4 to 21 lux). The noise intensity (83,28 - 90,38dB(A). Dust content in sieving machine average to 238 µg/m3 and average to 1819 µg/m3 between crushing machine. In processing, there are some work posture from interaction between facilities and the workers. It showes through movement naturally from workers and posture from their body. At rotary kiln the most posture is standing condition (10 time movements), also found bending condition (7 time movements). In crushing machine and sieving machine the most posture is standing condition (10 movements), Bending posture (7 time movements), carrying posture (2 time movements) and also found removing posture. To handle these, the company should make recovering which researcher recommended, they are: repaired working environment conditions, redesigned working facilities which can make force posture for workers, carrying heavy things should used helping tools, give training and education to workers for work in ergonomic posture, the company must prepare good and save self tools protection for all workers, and the company should have healthy examination before working in their company and healthy examination periodiccaly.en_US
dc.description.abstractPT.UCI UTAMA merupakan industri yang bergerak di bidang karbon aktif dengan arang tempurung kelapa sebagai bahan bakunya. Pada perusahaan banyak ditemui kondisi-kondisi yang tidak ergonomis pada bagian produksinya, yaitu lingkungan kerja yang tidak memadai dan postur kerja yang tidak alamiah dimana pekerja berada dalam keadaan berdiri, membungkuk, mengangkat dan mengangkut dalam waktu yang lama dan frekwensi yang sering. Tujuan umum penelitian adalah untuk melakukan evaluasi terhadap kesesuaian antara lingkungan kerja yang ada dan postur kerja serta memberi rekomendasi dalam upaya perbaikan lingkungan kerja dan postur kerja sesuai dengan prinsip ergonomi pada pekerja bagian produksi di PT.UCI UTAMA. Sampel penelitian adalah seluruh tenaga kerja pria sebanyak 25 orang yang berada di bagian produksi, dimana seluruh sampel berinteraksi dengan lingkungan kerja di bagian produksi dan adanya postur kerja yang tidak ergonomis. Komponen lingkungan kerja yang diukur adalah: suhu dan kelembaban (iklim kerja) dengan menggunakan instrumen Thermo-Hygrometer, intensitas penerangan dengan instrumen Lux Meter, intensitas kebisingan dengan menggunakan instrumen Sound Level Meter, dan kadar debu dengan menggunakan instrumen llaz-Dust Environment Particular Air Monitor. Sedangkan postur kerja dilakukan dengan mengukur dimensi antropometri pada posisi berdiri dengan menggunakan Martin Human Body serta mengamati postur pekerja selama bekerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen-komponen lingkungan kerja yang diukur pada bagian produksi PT.UCI UTAMA sudah melewati Nilai Ambang Batas yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Untuk pengukuran iklim kerja menunjukkan rentang suhu dan kelembaban di bagian produksi berkisar 38°C-44°C dan 53%-64%. Intensitas penerangan di bagian produksi hanya berkisar dari 4-21 lux. Intensitas kebisingan berkisar dari 83,28 - 90,38dB(A). Pengukuran kadar debu telah melewati NAB yaitu mencapai 238 µg/m3 disekitar mesin ayak 2 dan 7, dan kadar debu mencapai 1819 µg/m3 yaitu diantara pintu ruang giling dan mesin giling 1. Pada proses produksi karbon aktif, terdapat beberapa postur kerja yang terbentuk dari interaksi antara fasilitas kerja dan pekerjanya. Hal ini ditunjukkan melalui gerak-gerik alamiah pekerja dan postur yang dibentuk tubuh pekerja. Untuk pekerja di mesin kiln, postur kerja yang paling banyak adalah keadaan berdiri, (10 kali gerakan), dengan keadaan mengontrol panas mesin yang paling lama (30 menit). Ditemui juga postur kerja membungkuk kedepan (7 kali gerakan), dengan waktu membungkuk rata-rata selama 20 menit setiap kali gerakan. Untuk pekerja di mesin giling dan ayak, postur kerja yang terbentuk dalam keadaan berdiri(10 kali gerakan), dengan keadaan mengontrol dan menampung hasil ayakan yang paling lama (25 menit). Postur kerja membungkuk kedepan (7 kali gerakan), dengan waktu berkisar dari 0,5-25 menit setiap kali gerakan. Postur kerja mengangkat sebanyak 2 kali dan ditemui juga postur kerja mengangkut. Untuk mengatasi hal ini maka perubahan dan perbaikan yang direkomendasikan oleh peneliti adalah dengan memperbaiki kondisi lingkungan kerja, merancang ulang fasilitas-fasilitas kerja yang dapat membuat postur kerja yang tidak alami bagi pekerja, melakukan stretching beberapa menit sebelum bekerja, untuk pekerjaan mengangkat dan mengangkut benda yang berat hendaknya menggunakan alat bantu (seperti: trolley atau penggerek), memberikan pelatihan/pendidikan pada pekerja untuk bekerja dalam posisi/postur yang ergonomic. Perusahaan menyediakan APD yang benar dan aman bagi pekerja dan yang tak kalah penting perusahaan melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum bekerja, dan pemeriksaan kesehatan secara berkala.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectlingkungan kerjaen_US
dc.subjectpostur kerjaen_US
dc.subjectrekomendasi ergonomien_US
dc.titleEvaluasi Lingkungan Kerja Dan Postur Kerja Ditinjau Dari Faktor Ergonomis Pada Pekerja Bagian Produksi Di PT. Uci Utama Medan Tahun 2005en_US
dc.typeMaster Thesesen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record