Show simple item record

dc.contributor.authorMubarakah, Naemah
dc.contributor.authorSoeharwinto
dc.contributor.authorFakhruddin Rizal B
dc.contributor.authorTambunan, Candra V.
dc.date.accessioned2018-12-13T10:13:39Z
dc.date.available2018-12-13T10:13:39Z
dc.date.issued2013
dc.identifier.otherIndra
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/69910
dc.descriptionNaemah Mubarakahid
dc.description.abstractPengunaan gelombang radio sebagai pembawa sinyal komunikasi multimedia didasarkan pada fleksibilitas sistem komunikasi radio dalam beberapa tahun ke depan akan banyak digunakan oleh berbagai jenis sistem siaran maupun komunikasi nirkabel. Salah satu keunggulan utama komunikasi nirkabel adalah tersedianya spektrum frekuensi yang lebar dan belum terpakai. Permasalahan propagasi pada sistem komunikasi gelombang millimeter yang beroperasi pada frekuensi di atas 10 GHz adalah efek redaman hujan yang dapat mengurangi keandalan sistem. Dalam penelitian ini dibahas tentang prediksi redaman hujan spesifik dari pengukuran di kota Medan dengan menggunakan alat pengukur curah hujan hellman pada penggunaan frekuesi 10 – 50 GHz pada kawasan Padang Bulan, Polonia dan Sampali. Dari hasil penelitian didapat kawasan Padang Bulan memiliki potensi redaman hujan yang terbesar dibanding kawasan lainnya yakni 38,178 dB untuk panjang link 4 km pada frekuensi 30 GHz dan kota Medan memiliki potensi redaman hujan yang cukup tinggi yakni hampir 47 dB untuk panjang link 4 km pada frekuensi 50 GHz.id
dc.language.isoenid
dc.subjectCurah Hujanid
dc.subjectRedaman spesifikid
dc.subjectKanal gelombang millimeterid
dc.titlePrediksi Redaman Hujan Spesifik pada Kanal Gelombang Milimeter untuk Frekuensi 10 – 50 GHzid
dc.typeLecture Papersid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record