Show simple item record

dc.contributor.authorSitorus, Panal
dc.date.accessioned2018-02-27T02:01:18Z
dc.date.available2018-02-27T02:01:18Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.otherElisa Ekaningsih
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/69174
dc.descriptionPanal Sitorusid
dc.description.abstractLatar Belakang: Konsep baru untuk pengobatan infeksi bakteri resisten adalah dengan kombinasi antibiotika dengan ekstrak herbal. Ekstrak daun sirih memiliki aktivitas anti bakteri terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus karena daun sirih mengandung metabolit sekunder. Kombinasi ekstrak daun sirih dengan amoksisilin, perlu diuji untuk mengethaui efek anti bakteri masing-masing dibandingkan dengan kombinasinya. Tujuan Penelitian: Mengetahui karakteristik dan skrining fitokimia simplisia dan ekstrak daun sirih serta uji aktivitas anti bakteri kombinasi amoksisilin dengan ekstrak daun sirih terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus. Metode Penelitian: Penelitian ini meliputi ekstraksi serbuk simplisia dengan maserasi, karakterisasi simplisia untuk mengetahui kadar air, kadar sari larut dalam air, kadar sari larut dalam etanol, kadar abu total dan kadar abu tidak larut asam, serta skrining fitokimia simplisia dan ekstrak daun sirih serta uji aktivitas anti bakteri kombinasi amoksisilin dengan ekstrak daun sirih terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus dengan metode difusi agar menggunakan cakram kertas. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa serbuk simplisia daun sirih memiliki kadar air 3,66%, kadar sari larut dalam air 22,54%, kadar sari larut dalam etanol 14,65%, kadar abu total 9,25%, dan kadar abu tidak larut asam 1,03%. Komponen kimia pada simplisia dan ekstrak etanol serbuk daun sirih adalah flavonoid, tannin, saponin dan steroid. Ekstrak etanol serbuk daun sirih menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus masing-masing pada KHM 8 mg/ml dan 9 mg/ml. Amoksisilin menghambat pertumbuhan bakteri Escherichia coli dan Staphylococcus aureus masing-masing pada KHM 5 g/ml dan 10 g/ml dengan diameter zona hambat 6,83 mm dan 7,05 mm. Diameter zona hambat terhadap Escherichia coli dan Staphylococcus aureus meningkat ketika bakteri uji dipaparkan dengan kombinasi ekstrak etanol daun sirih dengan amoksisilin. Kesimpulan: Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi Amoksisilin dengan dengan Ekstrak etanol daun sirih menunjukkan efek yang sinergis.id
dc.language.isoidid
dc.subjectAntibakteriid
dc.subjectKombinasiid
dc.subjectKHMid
dc.subjectAmoksisilinid
dc.subjectDaun Sirihid
dc.subjectEscherichia Coliid
dc.subjectStaphylococcus Aureusid
dc.titleUji Efek Kombinasi Amoksisilin Dengan Ekstrak Etanol Daun Sirih (Piper Betle L) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia Coli Dan Staphylococcus Aureusid
dc.typeLecture Papersid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record