Show simple item record

dc.contributor.advisorLubis, Muhammad Turmuzi
dc.contributor.authorHasibuan, Muliani Syahputri
dc.date.accessioned2017-10-12T02:19:35Z
dc.date.available2017-10-12T02:19:35Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.otherNurhusnah Siregar
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/68809
dc.description120405132id
dc.description.abstractKarbon aktif dapat dibuat dari tempurung kelapa, karna tempurung kelapa memiliki kandungan abu yang rendah dan memiliki kandungan karbon yang tinggi, sehingga karbon aktif sangat ideal digunakan untuk pembuatan karbon aktif. Karbon aktif di proses dengan menggunakan aktivasi H3PO4 dan radian microwave, 100 gr tempurung kelapa di impregnasi dengan 100 ml larutan H3PO4 dengan konsentrasi 40%, 50%, dan 60% selama 4 jam pada suhu 85 °C. Kemudian dipirolisis dengan microwave dengan daya 600, 800, dan 1000 watt selama 5, 10, 15, 20, dan 25 menit. Dari percobaan didapat hasil analisis bilangan iodine sebesar 767,745 mg/g dengan daya microwave 600 watt, selama 20 menit dan konsentrasi H3PO4 60%. Untuk analisis infrared fourier transform (FTIR) dapat dilihat adanya gugus C=O (carbonyl), dimana gugus tersebut merupakan salah satu gugus yang terdapat pada karbon aktif. SEM dan EDS jugadilakukan, sehingga dapat dilihat adanya pori pada karbon aktif dan pada EDS dapat dilihat adanya komponen karbon dan oksida sebesar 60,24% dan 32,29%.id
dc.description.abstractActivated carbon made from coconut shell, because of the low ash content, high carbon content, and natural pore structure, coconut shell is ideal for generating high-quality activated carbon. An activated carbon with chemical activation process using H3PO4 and microwave radiation. 100 g of coconut shell H3PO4 impregnated using a solution of 100 ml with a concentration of 40%, 50%, and 60% for 4 hours at 85 °C. Then pyrolysis using microwave with microwave power of 600, 800, and 1000 watts for 5, 10, 15, 20, 25, and 25 minutes. The results obtained with the analysis of the amount of iodine 767.745 mg / g in the micro-wave power of 600 watts for 20 minutes at a concentration of H3PO4, 60%. The infrared fourier transform (FTIR) characteristic indicates the presence of the c = o (carbonyl) group indicating the activated carbon content. It is also supported by Scanning Electron Microscope (SEM) and Energy Dispersive X-Ray Spectroscopy (EDS) which shows the formation pores heterogeneous and carbon and oxide amounts on activated carbon of 60.24% and 38.29%.id
dc.language.isoidid
dc.subjectKarbon Aktifid
dc.subjectMicrowaveid
dc.subjectH3PO4id
dc.titlePembuatan Karbon Aktif Dari Tempurung Kelapa (Coconut Shell) Dengan Proses Pengaktifan Kimia H3PO4 Menggunakan Microwaveid
dc.typeStudent Papersid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record