Show simple item record

dc.contributor.advisorZulkarnain, Iskandar
dc.contributor.advisorSafrin
dc.contributor.authorSembiring, Junaidi Pranata
dc.date.accessioned2017-10-11T02:14:32Z
dc.date.available2017-10-11T02:14:32Z
dc.date.issued2016
dc.identifier.otherFranz
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/68761
dc.description147045033id
dc.description.abstractThis research was conducted to determine the strategy of marketing communication tourism objects of Gundaling and Semangat Gunung Hot Spring and things become supporters and Constraints in implementation of marketing by Department of Culture and Tourism Karo Regency. This research uses descriptive qualitative method. Informants consisted of the visitors location research, tourism stakeholders, tourist organizations and the head of marketing and enterprise promotion, Department of Culture and Tourism Karo Regency. The data used in this research is a combination of primary data and secondary data. Data collection techniques with interview and documentation. Data analysis, namely data reduction, data presentation and conclusion. This research was conducted from April to July 2016. In fulfilling the validity of research data used triangulation with the source. Results from this research indicate that the District of Karo Government through the Department of Culture Tourism has conducted marketing communications strategy designed by internal Department of Culture Tourism itself without involving the tourism stakeholders in the planning. Tourism stakeholders involved in the implementation of marketing activities either event the Feast of Cultural Mejuah – juah, the Feast of Fruits and Flowers, and Festival of Lake Toba . In marketing tourist attraction of Gundaling and Semangat Gunung hot spring integrated marketing comunication (IMC) is done through advertising, public relations, sales promotion and personal selling. Marketing communication strategy that focuses on image, attractiveness of nature, community support and advances in information technology. Marketing communication strategy that highlights the uniqueness of the art of Karo culture and natural appeal to win the competition with other regions. Marketing communication strategy that focuses on the promotion to be more effective as media selection and targeting. Factors that can be support in the implementation of the marketing communication strategy are the existence of attraction beautiful, many tourists that visiting, the news about the Sinabung volcano eruption, and access to Gundaling and Semangat Gunung hot spring is easily reachable from Medan (capital province) only about 1,5 hours and fees traveled cheap enough. While the inhibiting factors include less of coordination between the Department of Culture and Tourism Karo Regency with tourism businesses, lack of funds, less clean of environment, as well as a lack of attention and the willingness of leaders to make new breakthroughs .id
dc.description.abstractPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui Strategi Komunikasi Pemasaran objek wisata Gundaling dan Pemandian Air Panas Semangat Gunung serta hal-hal yang menjadi pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan pemasaran oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karo. Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi. Informan terdiri dari para pengunjung lokasi penelitian, para pelaku wisata, organisasi wisata dan Kepala Bidang Pemasaran dan Promosi Usaha Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karo. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah kombinasi dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dengan wawancara dan dokumentasi. Analisis data, yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini dilaksanakan mulai April sampai Juli 2016. Dalam memenuhi keabsahan data penelitian ini digunakan triangulasi dengan sumber. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Karo melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata telah melakukan strategi komunikasi pemasaran yang dirancang oleh internal Dinas Kebudayaan dan Pariwisata itu sendiri tanpa melibatkan para pelaku wisata dalam perencanaan. Para pelaku wisata dilibatkan pada saat pelaksanaan kegiatan pemasaran baik berupa event Pesta Budaya Mejuah-juah, Pesta Bunga Buah maupun Festival Danau Toba. Dalam pemasaran objek wisata Gundaling dan Pemandian Air Panas Semangat Gunung dilakukan komunikasi pemasaran terpadu (IMC) melalui advertising, public relations, sales promotion dan personal selling. Strategi komunikasi pemasaran antara lain berfokus pada: image, daya tarik alam, dukungan masyarakat dan kemajuan teknologi informasi. Strategi komunikasi pemasaran yang menonjolkan keunikan Karo yaitu seni budaya dan daya tarik alam untuk memenangkan persaingan dengan daerah lain. Strategi komunikasi pemasaran yang berfokus pada promosi agar lebih efektif seperti pemilihan media dan penentuan target. Faktor yang dapat menjadi pendukung dalam pelaksanaan strategi komunikasi pemasaran adalah adanya objek wisata yang indah, banyaknya wisatawan yang berkunjung, pemberitaan mengenai erupsi Gunung Sinabung, serta akses menuju Gundaling dan Pemandian Air Panas Semangat Gunung yang mudah dicapai dari Medan (Ibu Kota Propinsi) hanya sekitar 1,5 jam dan biaya berwisata yang cukup murah. Sedangkan yang menjadi faktor penghambat antara lain kurangnya koordinasi antara Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Karo dengan para pelaku usaha pariwisata, kurangnya dana, lingkungan yang kurang bersih, serta kurangnya perhatian dan kemauan dari pimpinan untuk melakukan terobosan baru.id
dc.language.isoidid
dc.subjectStrategyid
dc.subjectMarketing Communicationid
dc.subjectIMCid
dc.subjectTourismid
dc.titleStrategi Komunikasi Pemasaran Objek Wisata Gundaling Dan Pemandian Air Panas Semangat Gunung Oleh Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kabupaten Karoid
dc.typeMaster Thesesid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record