Show simple item record

dc.contributor.advisorRahmat, Romi Fadillah
dc.contributor.advisorNababan, Erna Budhiarti
dc.contributor.authorIlman, Maliki Khoirul
dc.date.accessioned2017-10-10T03:49:46Z
dc.date.available2017-10-10T03:49:46Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.otherNurhusnah Siregar
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/68730
dc.description121402052id
dc.description.abstractKatak sawah yang kehilangan sawah sebagai habitat aslinya menjadi hama yang merugikan bagi pembudidaya ikan. Pendekatan teknologi perlu dilakukan untuk membuat kolam ikan selalu terjaga dari keberadaan katak dengan mendeteksi suara katak sebagai pertanda keberadaan katak di kolam pembenihan. Pendekatan teknologi ini menggunakan metode pengenalan suara katak dengan menerapkan algoritma Mel Frequency Cepstral Coefficients-Vector Quantization (MFCC-VQ). Sinyal suara yang ditangkap melalui microphone akan diekstraksi cirinya menggunakan algoritma Mel Frequency Cepstral Coefficients (MFCC). Sinyal suara yang sudah diekstraksi kemudian diidentifikasi apakah suara tersebut suara katak atau bukan menggunakan algoritma Vector Quantization (VQ). Hasil identifikasi kemudian dikirimkan ke smartphone dan ditampilkan ke pembudidaya dalam bentuk notifikasi. Hasil dari penelitian ini berupa kesimpulan bahwa semakin jauh jarak microphone dari sumber suara, semakin kecil intensitas suaranya dan semakin berisik keadaan lingkungan pada proses pendeteksian maka persentase akurasi yang dihasilkan semakin kecil dengan akurasi tertinggi sebesar 99.6 % pada jarak 1 m dan radius yang dapat dideteksi secara baik pada jarak 11 m dengan akurasi sebesar 83.2 % pada keadaan normal. Melalui uji performa juga didapatkan kesimpulan bahwa persentase spesifisitas dan sensitivitas berbanding lurus dengan persentase akurasi serta kecepatan pemrosesannya semakin lambat meskipun selisih kecepatan tiap meternya tidak terlalu signifikan.id
dc.description.abstractFrogs which lose its real habitat which is rice fields can become a serious pest for fish farms. Therefore, a technological approach should be applied to keep these fish farms save from frogs by detecting its sound in the pools. This research applied Mel Frequency Cepstral Coefficients-Vector Quantization (MFCC-VQ) as the method used for sound detection. Sound signal which is collected by using a microphone will be extracted using Mel Frequency Cepstral Coefficients (MFCC) algorithm. Extracted sound will be identified whether the sound detected is frog or not using Vector Quantization (VQ) algorithm. The identification result will be sent to a smartphone and displayed to the fish farmers as notification. The result of this research concludes that the further the microphone is from the sound source, where the smaller of the sound intensity and noise. The percentage of accuracy produced is smaller which is 99.6% from a distance of 1 meter and the optimal radius is 11 meters with an accuracy of 83.2% in the normal state. Through his performance training can be concluded that the percentage of sensitivity and specificity is directly proportional to the percentage of accuracy, and the processing speed will gets slower although the difference from each meter is not too significant.id
dc.language.isoidid
dc.subjectVoice Recognitionid
dc.subjectMel Frequency Cepstral Coefficientsid
dc.subjectVector Quantizationid
dc.subjectPengenalan Suara Katakid
dc.titlePendeteksian Suara Katak Pada Pengedalian Populasi Katak Sebagai Hama Menggunakan Algoritma Mel-Frequency Cepstral Coefficients-Vector Quantization (MFCC-VQ)id
dc.typeStudent Papersid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record