Show simple item record

dc.contributor.advisorRachmawati, Dian
dc.contributor.advisorAmalia
dc.contributor.authorLestari, Ika Ayu
dc.date.accessioned2017-10-06T05:53:17Z
dc.date.available2017-10-06T05:53:17Z
dc.date.issued2017-07
dc.identifier.otherEra Salida
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/68682
dc.description131401062id
dc.description.abstractDalam dunia kesehatan pengolahan citra cukup memberikan peranan penting, seperti mengolah citra hasil dokumentasi kolposkopi kanker serviks. Salah satu pengolahan citra yaitu deteksi tepi (Edge detection). Deteksi tepi (Edge detection) adalah operasi yang dijalankan untuk mendeteksi garis tepi (edges) yang membatasi dua wilayah citra homogen yang memiliki tingkat kecerahan yang berbeda. Deteksi tepi memiliki beberapa operator seperti operator Canny dan Isotropik. Deteksi tepi baik digunakan untuk mendeteksi hasil citra kolposkopi yang merupakan dokumentasi serviks dengan format file (*.png). Citra Kolposkopi akan di transformasi dengan transformasi nth root power untuk mendapatkan hasil citra deteksi yang lebih baik, kemudian dilakukan deteksi tepi dengan operator Canny dan Isotropik. Parameter keberhasilan sistem adalah perbandingan hasil diagnosa sistem dengan hasil diagnosa dokter. Diagnosa dokter terhadap 15 gambar menghasilkan nilai persentase akurasi 80%. Parameter untuk membandingkan kedua operator adalah running time, MSE dan PSNR. Rata-rata nilai running time Canny 0.3619206 ms sedangkan nilai running time Isotropik 1.49136262 ms. Dari perbandingan itu, operator Canny yang paling baik karna menghasilkan tepian yang lebih jelas dengan waktu yang cepat. Namun untuk nilai MSE yang terendah dan PSNR tertinggi dilakukan oleh operator Isotropik dengan nilai rata-rata MSE yaitu 11579,62 dan Nilai rata-rata PSNR yaitu 0,7556 dB.id
dc.description.abstractImage processing provides an important role in the world of health, for example to process image documentation of cervical cancer colposcopy results. One of the image processing itself is edge detection. Edge detection is an operation performed to detect borders that constrain two homogeneous imagery regions that have different brightness levels. Edge detection has several operators such as Canny and Isotropic operators. The edge detection is good to use for detecting image documentation of cervical cancer colposcopy with the file format (*.png). Colposcopy image will be transformed by nth root power transformation to get better detection result, then by Canny and Isotropic operator. The success parameter of it is the comparison between the diagnostic result of the system with the doctor's diagnosis. Doctor's diagnosis of 15 images yields an 80% accuracy percentage value. Parameters to compare both operators are running time, MSE and PSNR. Average running time value Canny is 0.3619206 ms while Isotropic get 1.49136262 ms. From that comparison, Canny operator is the best in this case because Canny produces a clearer edge with a fast time instead. However, for the lowest MSE value and the highest PSNR conducted by Isotropic operator with the average value of MSE is 11579.62 and the mean value of PSNR is 0.7556 dB.id
dc.language.isoidid
dc.subjectDeteksi Tepiid
dc.subjectCannyid
dc.subjectIsotropikid
dc.subjectTranformasi Nth Root Powerid
dc.subjectKolposkopiid
dc.subjectMSEid
dc.subjectPSNRid
dc.titleImplementasi Deteksi Tepi Canny Dan Isotropik Dengan Transformasi Power Law Studi Kasus Kanker Mulut Rahim (Serviks)id
dc.typeStudent Papersid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record