Show simple item record

dc.contributor.advisorAtika, Tuti
dc.contributor.authorRitonga, Ahmad Arif
dc.date.accessioned2017-09-28T07:36:13Z
dc.date.available2017-09-28T07:36:13Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.otherNurhusnah Siregar
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/68408
dc.description130902008id
dc.description.abstractDilihat dari keseluruhan penduduk Indonesia, sebagian besar penduduk miskin di Indonesia adalah nelayan tradisional yang berada di wilayah pesisir, hal ini dapat dilihat pada beberapa indikator seperti; masih banyak anak nelayan yang tidak mengenyam pendidikan, masih banyak nelayan yang tidak dapat menikmati informasi dari media elektronik, asupan makanan tidak memenuhi empat sehat lima sempurna, rumah-rumah mereka yang sangat sederhana, beratapkan daun rumbia, berdindingkan anyaman bambu, berlantaikan papan yang terlihat usang adalah tempat tinggal para nelayan buruh dan nelayan tradisional (panjaring salam). Penelitian dilakukan di Kelurahan Pandan kecamatan Pandan kabupaten Tapanuli Tengah. Informan kunci dalam penelitian ini adalah Lurah dari kelurahan Pandan. Informan utama dalam penelitian ini adalah nelayan tradisional yang berjumlah tiga orang. Informan tambahan dalam penelitian ini adalah istri yang suaminya bekerja sebagai nelayan tradisional yang berjumlah dua orang. Data yang didapat di lapangan kemudian di analisis oleh peneliti yang dijelaskan secara kualitatif. Hingga dapat ditarik kesimpulan dari hasil penelitian tersebut. Berdasarkan hasil penelitian dan pengamatan secara langsung terhadap subjek penelitian ditemukan fakta, bahwa masyarakat nelayan tradidional di kelurahan Pandan kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengah menerapkan tiga strategi untuk tetap bertahan hidup, dan memenuhi kebutuhan pokok keluarga yaitu: Strategi aktif adalah strategi bertahan hidup yang dilakukan nelayan tradisional dengan memperpanjang jam kerja dan memanfaatkan jasa mereka. Strategi pasif yaitu mencari pekerjaan lain seperti bekerja membuat jaring/memperbaiki jaring teman nelayan atau bekerja sebagai kuli bangunan selain itu mereka juga lebih sering memperpanjang jam kerja nya. Strategi pasif adalah strategi bertahan hidup yang dilakukan dengan menerapkan pola hidup hemat, pendapatan yang minim menuntut masyarakat nelayan untuk menerapkan budaya hidup hemat seperti makan dengan lauk pauk seadanya. Strategi jaringan adalah strategi bertahan hidup yang dilakukan oleh nelayan tradisional dengan cara meminta bantuan kepada tetangga , kerabat, toke dan relasi sosial lainnya baik secara formal maupun informal ketika nelayan dalam kesulitan. Nelayan umumnya meminjam uang kepada tetangga, toke, serta meminta bantuan kepada keluarga untuk biaya sekolah anak mereka.id
dc.description.abstractViews of the entire population of Indonesia, the majority of the poor population in Indonesia are traditional fishermen who are in the coastal area, it can be seen on some indicators such as; There are still many older fishermen who are not educated, there are still many fishermen who cannot enjoy the information from electronic media, food intake does not meet four of the five perfectly healthy, their houses are very simple, sago palm leaf-roofed, bamboo berdindingkan, feature Board that looks out of date is the dwelling place of the traditional fishing workers and fishermen (panjaring salam). Research conducted in the Villages of Pandan subdistrict Pandan Central Tapanuli Regency. Key informants in this study was the village head of Villages Pandan. The main informant in this research is a traditional fishing amounted to three people. Additional informants in this study was the wife whose husband works as a traditional fishing amounted to two people. The data obtained in the field later in the analysis by researchers who described qualitatively. Until the conclusion can be drawn from the results of such research. Based on the results of research and observations directly against subject research found the fact, that Community fishermen in kelurahan tradidional Pandan subdistrict Pandan Central Tapanuli Regency apply three strategies to keep survive, and meet the needs of the family, namely: active Strategy is a strategy of survival that traditional fishing is done by extending working hours and make use of their services. A passive strategy that is looking for other jobs such as working to make nets/fix the nets of fishermen friends or working as laborers in addition they are also more likely to extend his hours of work. A passive strategy is a strategy of survival that is done by applying the pattern of frugal, skimpy revenue demands the fishing communities to implement cultural life saver like eating potluck side dishes. The network strategy is a strategy of survival made by traditional fishing by way of asking for help to neighbors, relatives, other social relationships and toke either in formal or informal when fishermen in trouble. Fishermen generally borrow money to neighbors, toke, as well as asking for assistance to families for their children's school fees.id
dc.language.isoidid
dc.subjectStrategi Adaptasi (Coping Strategi)id
dc.subjectNelayan Tradisional (Panjaring Salam)id
dc.subjectKemiskinanid
dc.titleStrategi Adaptasi Nelayan Tradisional (Panjaring Salam) Dalam Mempertahankan Kelangsungan Hidup di Kelurahan Pandan Kecamatan Pandan Kabupaten Tapanuli Tengahid
dc.typeStudent Papersid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record