Show simple item record

dc.contributor.advisorLutan, Delfi
dc.contributor.advisorRusda, Muhammad
dc.contributor.authorGafur, Abdul
dc.date.accessioned2017-08-02T07:18:21Z
dc.date.available2017-08-02T07:18:21Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.otherAbdul Gafur
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/66909
dc.description.abstractAbstract Background : Little is known about the role of HE4 and its diagnostic specificity in benign ovarian cyst, and it is important to consider potential cause of false-positive results observed with this tumor markers suggested for use in ovarian cancer. Objective : To determine the characteristic of patient with benign ovarian cyst, to determine hystopathologic distribution of benign ovarian cyst, to determine HE4 expression in various benign ovarian cyst tissue and normal ovaries and to determine HE4 expression base from hystopathologic type. Method : This analytic observational study was performed with case control design. In this study, Human Epididymis Protein 4 immunohystochemistry staining was performed in various benign ovarian cyst (n=20) and normal ovaries (n=20) and interpretation was performed by pathologist using allred score. Results : Most of benign ovarian cyst group aged 20 – 50, menarche ≤12 years old, parity ≥1, and normal body mass index. Most of the benign ovarian cyst hystopathologic distribution is epithelial origin which is mucinous cystadenoma. There is a statistically significant relationship between benign ovarian cyst with HE4 expression (p<0.001; p< 0.05; OR 0.4; CI 95%) hence there is no significant difference between hystopathologic subtype of benign ovarian cyst with HE4 expression. Conclusion : There is a significant relationship between benign ovarian cyst and HE4 expression. More study needed to determine the role of HE4 in the pathogenesis of benign ovarian cyst.id
dc.description.abstractAbstrak Latar Belakang: Sampai saat ini belum banyak diketahui tentang peran dan spesifisitas HE4 pada berbagai kondisi penyakit ginekologis jinak dan sangat penting untuk mengenali kondisi potensial penyebab hasil positif palsu pada penggunaan penanda tumor ini. Tujuan : Untuk mengetahui karakteristik pasien penderita kista ovarium benigna, distribusi histopatologis kista ovarium benigna, mengetahui ekspresi HE4 pada berbagai jaringan kista ovarium benigna dan ovarium normal serta mengetahui ekspresi HE4 berdasarkan jenis histopatologisnya. Metode : Suatu penelitian observasional analitik dengan rancangan case control. Pada penelitian ini dilakukan pulasan imunohistokimia Human Epididymis Protein 4 terhadap blok paraffin berbagai jaringan kista ovarium jinak (n=20) dan ovarium normal (n=20) lalu dilakukan interpretasi oleh ahli patologi anatomi dengan penilaian menggunakan skor allred. Hasil: Subjek penelitian kelompok kista ovarium benigna terbanyak dengan usia 20-50 tahun, usia menarche ≤12 tahun, paritas ≥1, IMT normal sedangkan kelompok ovarium normal terbanyak dengan usia >50 tahun, usia menarche ≤12 tahun, paritas ≥1, IMT normal. Distribusi histopatologi kista ovarium benigna terbanyak dengan jenis epitel yaitu cystadenoma musinosum. Secara statistik ada hubungan yang bermakna antara kista ovarium benigna dengan ekspresi HE4 (p<0.001; p< 0.05; OR 0.4; CI 95%) namun tidak ada hubungan yang bermakna antara subtipe histopatologi kista ovarium benigna dengan ekspresi HE4. Kesimpulan : Ada hubungan yang bermakna antara kista ovarium benigna dengan ekspresi HE4. Dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai HE4 untuk lebih memahami perannya pada patofisiologi terjadinya kista ovarium benigna.id
dc.language.isoidid
dc.subjectBenign ovarian cystid
dc.subjectNormal ovariesid
dc.subjectHuman Epididymis Protein 4 (HE4)id
dc.titleEkspresi Imunohistokimia Human Epididymis Protein 4 Pada Jaringan Kista Ovarium Benignaid
dc.typeMaster Thesesid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record