Show simple item record

dc.contributor.advisorNasution, Ikhwanuddin
dc.contributor.advisorTarigan, Kumalo
dc.contributor.authorSinaga, Marini Pratiwi
dc.date.accessioned2017-07-17T05:05:11Z
dc.date.available2017-07-17T05:05:11Z
dc.date.issued2017
dc.identifier.otherFranz
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/66540
dc.description147037001id
dc.description.abstractAsa di Waar is part of the Sikh worship services. Asa di Waar was taken from Sikhs’ holy book called “Guru Granth Sahib” consists of twenty-four (24) verses quoted from the holy book. This paper aims to determine the presentation of Asa di Waar in musical, textual, and main idea form on Sikh worship services. The method used in this study is a qualitative approach. The concept is used in writing analytical concept, the concept of music, text concept, the concept of the subject matter. Some theories used in writing is structuralism, the theory of the ceremony, ethnosciense theory, the theory of weighted scale, melody analysis theory, the theory of transcription, discourse theory, and the theory of cultural semiotics. Data collected in several ways, such as fieldwork technique consists of observation, interviews, and documentation. The results showed Asa di waar is part of Sikh worship services that sung in the early of the worship services, so that there is a musical element in its implementations.id
dc.description.abstractAsa Di Waar merupakan bagian dalam ibadah umat Sikh. Asa Di Waar diambil dari kitab suci umat Sikh yang mereka sebut dengan kitab “Guru Granth Sahib” yang terdiri dari dua puluh empat (24) ayat yang dikutip dari dalam kitab suci tersebut. Karya ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penyajian Asa Di Waar dalam bentuk musikal, tekstual, dan pokok pikiran dalam ibadah umat Sikh. Metode yang dilakukan adalah metode pendekatan kualitatif. Konsep yang digunakan dalam penulisan ialah konsep analisis, konsep musik, konsep teks, konsep pokok pikiran. Beberapa teori yang digunakan dalam penulisan adalah strukturalisme, teori upacara, teori ethnosciense, teori weighted scale, teori analisis melodi, teori transkripsi, teori wacana, dan teori semiotika budaya. Teknik pengumpulan data menggunakan beberapa cara, yaitu dengan cara kerja lapangan yang terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Asa Di Waar merupakan bagian dalam ibadah Sikh yang dilantunkan dengan cara dinyanyikan di awal ibadah, sehingga terdapat unsur musikal dan teksual dalam pelaksanaannya.id
dc.language.isoidid
dc.subjectSikh worship servicesid
dc.subjectAsa di Waarid
dc.subjectanalysisid
dc.subjectmusicalid
dc.subjecttextualid
dc.titleAnalisis Musikal Dan Tekstual Ayat-Ayat Asa Di Waar Dalam Ibadah Mingguan Umat Sikh Di Gurdwara Tegh Bahadar, Medan Poloniaid
dc.typeMaster Thesesid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record