Show simple item record

dc.contributor.advisorDharsuky, Abikusno
dc.contributor.authorPutri, Cinthia
dc.date.accessioned2017-05-31T07:12:01Z
dc.date.available2017-05-31T07:12:01Z
dc.date.issued2015
dc.identifier.otherEra Salida
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/65340
dc.description110503202id
dc.description.abstractThis research aims to understand the effects of corporate governance, which is represented by ownership structure (measured by the percentage of institutional ownership), boards of commissioner (measured by the percentage of independent commissioner), and audit committee (measured by the amount of company’s audit committee) on tax avoidance (measured by effective tax rate), directly, either partially or simultaneously, and indirectly, mediated by earnings management (measured by discreationary accruals). This research involved 74 manufacturing companies which was listed in Indonesia Stock Exchange for the year 2013 and datas were examined by using path analysis. Results indicated that ownership structure and boards of commissioner, which representate corporate governance, do not influence tax avoidance, but audit committee does. On the other hand, ownership structure, boards of commissioner, and audit committee influence earnings management simultaneously. However, earnings management does not have a significant effect over tax avoidance. It can be concluded that earnings management is not the right intervening variable to mediate the link between corporate governance and tax avoidance.id
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tata kelola perusahaan yang direpresentasikan oleh struktur kepemilikan yang diukur melalui persentase kepemilikan saham institusional, struktur dewan yang diukur melalui persentase dewan komisaris independen, dan komite audit yang diukur melalui jumlah komite audit terhadap penghindaran pajak yang diukur melalui Tarif Pajak Efektif, secara langsung, baik parsial maupun simultan, dan secara tidak langsung melalui mediasi manajemen laba yang diukur melalui akrual diskresioner. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan analisis jalur. Sampel yang digunakan adalah 74 perusahaan sektor manufaktur yang terdaftar di BEI pada tahun 2013. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tata kelola perusahaan yang direpresentasikan oleh struktur kepemilikan dan struktur dewan tidak memiliki pengaruh langsung terhadap penghindaran pajak, namun tata kelola perusahaan yang direpresentasikan oleh komite audit memiliki pengaruh langsung terhadap penghindaran pajak. Di sisi lain, saham institusional, komisaris independen, dan komite audit secara simultan berpengaruh terhadap manajemen laba. Namun, manajemen laba tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap penghindaran pajak. Melalui penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa manajemen laba bukan sebagai variabel intervening yang memediasi hubungan antara tata kelola perusahaan dengan penghindaran pajak.id
dc.language.isoidid
dc.subjectTax Avoidanceid
dc.subjectCorporate Governanceid
dc.subjectEarnings Managementid
dc.titlePengaruh Corporate Governance Terhadap Tax Avoidance Dengan Manajemen Laba Sebagai Variabel Intervening Pada Perusahaan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Pada Tahun 2013id
dc.typeStudent Papersid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record