USU-IR Home    USU Library        Feedback

USU Institutional Repository » Master Theses (MT) » Medicine » MT - Ilmu Penyakit Dalam »

Please use this identifier to cite or link to this item:

http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/64793


Title: Predice Score Sebagai Prediktor Mortalitas 90 Hari Pada Pasien Gagal Jantung
Authors: Purba, Diana Puspita Sari
Advisors: Safri, Zainal
Hasan, Refli
Issue Date: 20-Mar-2017
Abstract: Background: Hospitalization in chronic heart failure patients associated with high mortality dan morbidity rate. The 90 days postdischarge period following hospitalization in heart failure patients is known as the vulnerable phase, it carries high risk of poor outcomes due to persistent elevated filling pressure at time of discharge and subsequent acute or subacute worsening of postdischarge haemodynamics. Identification of high risk individuals by using prognostic evaluation was intend to do a closer follow up and more intensive intervention and decreasing the morbidity and mortality rate of heart failure. Objective: To determine whether PREDICE score could predict mortality within 90 days in hospitalized heart failure patients Method: This is an observational cohort study of 34 heart failure patients who were hospitalized due to worsening chronic heart failure. Patients were followed for up to 90 days after initial evaluation with the primary end point is death. Result: We found a statistical significant difference between PREDICE score in alive and died group (p=0.001) and the model showed a c-statistic of 84% (95% CI: 60,9% - 97,4%). Conclusion: PREDICE score has a good ability to predict mortality within 90 days in heart failure patients.
Abstract (other language): Latar belakang: Hospitalisasi pada pasien – pasien gagal jantung kronis berkaitan dengan tingginya angka mortalitas dan morbiditas baik pada saat perawatan maupun pasca perawatan. Meskipun dengan adanya berbagai terapi yang tersedia saat ini, tingkat mortalitas dan rehospitalisasi dalam 60 – 90 hari pasca rawat inap masih cukup tinggi. Periode ini kemudian dikenal sebagai fase rentan. Dengan adanya alat bantu evaluasi prognosis pada pasien – pasien gagal jantung yang dirawat inap diharapkan dapat membantu mengidentifikasi individu dengan risiko tinggi, maka dapat dilakukan pemantauan yang lebih ketat serta intervensi yang lebih intensif. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui apakah PREDICE score dapat berfungsi sebagai parameter dalam penilaian mortalitas 90 hari pada pasien gagal jantung Metode: Penelitian observasional dengan metode pengukuran kohort yang bersifat prospektif terhadap 34 pasien gagal jantung kronis yang dirawat inap oleh karena perburukan. Kemudian dilakukan follow up selama 90 hari setelah pemeriksaan awal dengan primary end point kematian. Hasil: Dijumpai perbedaan bermakna PREDICE score kelompok yang meninggal dan kelompok yang hidup (p=0.001) dan diperoleh area di bawah kurva (AUC) ROC adalah 84% (95% CI: 60,9% - 97,4%). Kesimpulan: PREDICE score memiliki kemampuan yang baik untuk memprediksi mortalitas 90 hari pada pasien gagal jantung
Keywords: Heart Failure
Mortality
PREDICE Score
URI: http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/64793
Appears in Collections:MT - Ilmu Penyakit Dalam

Files in This Item:

File Description SizeFormat
Cover.pdfCover345.68 kBAdobe PDFView/Open
Abstract.pdfAbstract154.58 kBAdobe PDFView/Open
Chapter I.pdfChapter I222.14 kBAdobe PDFView/Open
Chapter II.pdfChapter II321.91 kBAdobe PDFView/Open
Chapter III-V.pdfChapter III-V355.22 kBAdobe PDFView/Open
Reference.pdfReference172.37 kBAdobe PDFView/Open
Appendix.pdfAppendix757.79 kBAdobe PDFView/Open
 

Items in USU-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.