USU-IR Home    USU Library        Feedback

USU Institutional Repository » Master Theses (MT) » Medicine » MT - Ilmu Penyakit Dalam »

Please use this identifier to cite or link to this item:

http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/64785


Title: Hubungan Jumlah Trombosit dengan Fungsi Trombosit pada Pasien Penyakit Ginjal Kronis Tahap Akhir Pre-Hemodialisis
Authors: Daulay, Ahsan Tanio
Advisors: Gatot, Dairion
Handayani, Savita
Issue Date: 20-Mar-2017
Abstract: Background: Renal failure is condition where kidney cannot filter blood waste and toxins adequately. One of complication is bleeding diathesis cause of insufficiency of platelet function, coagulation cascade and/or fibrinolysis system activation. Aim of the study: Analyze and describe correlation between platelet function and platelet count of end stage renal disease pre-dialyzed. Method: Analytic observational research from September-December 2014 to 31 pre-dialyzed subject, we anamneses, blood examination and bleeding time examination (Ivy method). Result: Of 31 subject, mean of age 50,71±10,91 years old; hemoglobin 7,76±1,81; Platelet 250.548±98.268/mm3, with thrombocytopenia 19,4% case; bleeding time 4,77±3,03 minutes; with prolong bleeding time 19,4% case and 3,2% of it are thrombocytopenia; hypo aggregation, normed aggregation, and hyper aggregation found 19,4%, 54,8%, and 25,8% case respectively. No significant correlation between platelet count and platelet function; among serum creatinine with platelet count and function; and urea with platelet count and functions. Conclution: No correlation among high serum creatinine and urea with platelet count, bleeding time, and platelet aggregation. No correlation between platelet count and function (bleeding time and platelet aggregation).
Abstract (other language): Latar Belakang: Gagal ginjal merupakan keadaan di mana ginjal tidak mampu secara adekuat untuk menyaring toksin-toksin dan produk sisa dari darah. Salah satu komplikasi penyakit ginjal kronis adalah terjadinya gangguan perdarahan oleh karena insufisiensi fungsi trombosit, kaskade koagulasi dan/atau aktifasi sistem fibrinolitik. Tujuan: Menganalisa dan melihat hubungan antara fungsi trombosit dengan hitung trombosit pada pasien penyakit ginjal kronis yang belum dilakukan hemodialisis. Metode: Penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional dari bulan September-Desember 2014 terhadap 31 pasien belum dihemodialisis dilakukan anamnesis, pemeriksaan darah, dan pemeriksaan waktu perdarahan metode Ivy. Hasil: Dari 31 subjek yang diamati. Rata-rata umur 50,71±10,91 tahun; hemoglobin 7,76±1,81; trombosit 250.548±98.268/mm3 di mana trombositopenia dijumpai 19,4%; waktu perdarahan 4,77±3,03 menit; pemanjangan waktu perdarahan dijumpai 19,4% kasus dan 3,2% diantaranya disertai trombositopenia; hipoagregasi, normoagregasi, dan hiperagregasi dijumpai pada 19,4%, 54,8%, dan 25,8% kasus. Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara hitung jumlah trombosit dengan fungsi trombosit, kreatinin serum dengan hitung jumlah dan fungsi trombosit, serta ureum dengan hitung jumlah dan fungsi trombosit. Kesimpulan: Tidak dijumpai hubungan antara kreatinin dan ureum yang tinggi dengan jumlah trombosit, waktu perdarahan, dan agregasi trombosit. Serta tidak menjumpai hubungan antara jumlah trombosit dengan waktu perdarahan dan agregasi trombosit.
Keywords: Bleeding Time
Chronic Renal Disease
Platelet
Platelet Aggregation
URI: http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/64785
Appears in Collections:MT - Ilmu Penyakit Dalam

Files in This Item:

File Description SizeFormat
Cover.pdfCover256.67 kBAdobe PDFView/Open
Abstract.pdfAbstract146.77 kBAdobe PDFView/Open
Chapter I.pdfChapter I152.32 kBAdobe PDFView/Open
Chapter II.pdfChapter II753.01 kBAdobe PDFView/Open
Chapter III-VI.pdfChapter III-VI498.97 kBAdobe PDFView/Open
Reference.pdfReference154.68 kBAdobe PDFView/Open
Appendix.pdfAppendix786.42 kBAdobe PDFView/Open
 

Items in USU-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.