USU-IR Home    USU Library        Feedback

USU Institutional Repository » Master Theses (MT) » Mathematics and Natural Sciences » MT - Physics »

Please use this identifier to cite or link to this item:

http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/64784


Title: Pembuatan dan Karakterisasi Genteng Polimer Berbasis Ampas Tebu dan Batu Apung Sebagai Agregat dengan Poliester dan Karet Sir 20 Sebagai Matriks
Authors: Aruan, Tiopan
Advisors: Sembiring, Timbangen
Sebayang, Krista
Issue Date: 20-Mar-2017
Abstract: This research on the use of bagasse fiber as reinforcement and pumice powder as a filler in the polyester matrix and adhesive rubber SIR-20 in an manufacture polymer tile. This research method using physical test form (test water absorption, density test), mechanical test form (impact test, tensile test, bending test), thermal test / DTA form (heat absorption), micro structure (SEM). From the results of the physical properties testing that has been done shows that the manufacture of tiles filled by the cane fiber in the composition of 0%, 5%, 10%, 15% and 20%, water absorption value of total samples ranging from 1,81% to 6,83% has been meet the standards of ISO-0099 of 2007 (<10%), while the density ranges from 1,14 gr/cm3 to 1,3 gr/cm3. In the test results of mechanical testing flexural strength, flexural strength value of total samples ranges from 404 MPa to 648 MPa meet the standard ASTM D-790-03 (> 172,5 MPa) and ASTM C-580-02 (> 11,79 MPa) while The impact value ranges from 4.67 kJ/m2 to 47.11 kJ/m2 and tensile test values ranging from 1,46 MPa to 2,58 MPa. From the mechanical properties testing, the sample composition III (10%) of sugarcane fiber has more homogeneous composition because it has increased significantly even on tensile test and bending strength is at its maximum value. In the test DTA addition of cane fiber in an exothermic reaction tends to lower the melting point of samples where the composition of 0% fiber (sample I) a melting point of 480°C and at a composition of 20% fiber (sample V) melting point to 410°C, while the endothermic reaction highs located on the fiber composition of 10% (sample III) with an endothermic temperature of 348°C and the lowest on the composition of 5% (sample II) with a temperature of 335°C. For microstructure with SEM observation shows that the composition of the sample I found a lot of pores formed as a result of the character of pumice. On the composition of the best mechanics (sample shown their good homogeneity between the fibers, pumice and adhesives. On the composition of the sample V seen the increase pore size which indicates the number of vacant space is generated. The addition of baggese cane fiber as filler has limited capacity in which the physical properties of an absorbent only water that meets ISO standards 0099 2007 (16.67%) with a maximum test results obtained (6.8%). The density is still below the standard value of commercial tile (1.5 g / cm3) with density values maxim um (1.3 g / cm3) and a mechanical test only test of flexural strength which meets the standard ASTM D 790-03 (172, 5 MPa) with a maximum value of 648 MPa.
Abstract (other language): Penelitian ini tentang pemanfaatan serat tebu sebagai penguat dan serbuk batu apung sebagai pengisi pada matriks poliester dan perekat karet SIR-20 dalam pembuatan genteng polimer. Pada penelitian ini digunakan ukuran serat tebu sekitar 1 cm dan ukuran butir serbuk batu apung sekitar 80 mesh. Proses pencetakan dilakukan dengan teknik cetak dingin. Dari hasil pengujian sifat fisik yang telah dilakukan didapatkan bahwa pembuatan genteng yang diisi oleh serat tebu pada komposisi 0%, 5%, 10%, 15% dan 20%, nilai serapan air keseluruhan sampel berkisar 1,81% hingga 6,83% telah memenuhi standar SNI – 0099 tahun 2007 (< 10%) sedangkan densitasnya berkisar 1,14 gr/cm3 hingga 1,3 gr/cm3. Pada pengujian mekanik hasil pengujian kuat lentur, nilai kuat lentur keseluruhan sampel berkisar 404 MPa hingga 648 MPa telah memenuhi standar ASTM D-790-03 (> 172,5 MPa) dan ASTM C-580-02 (> 11,79 MPa) sedangkan nilai impak berkisar 4,67 kJ/m2 hingga 47,11 kJ/m2 dan nilai uji tarik berkisar 1,46 MPa hingga 2,58 MPa. Dari pengujian sifat mekanik, komposisi sampel III (10%) serat tebu memiliki komposisi yang lebih homogen karena memiliki kenaikan yang signifikan bahkan pada uji tarik dan kuat lentur berada pada nilai maksimum. Pada uji DTA penambahan serat tebu pada reaksi eksotermik cenderung menurunkan titik lebur sampel dimana pada komposisi 0% serat (sampel I) titik lebur 480°C dan pada komposisi 20% serat (sampel V) titik lebur menjadi 410°C, sedangkan reaksi endotermik tertinggi berada pada komposisi serat 10% (sampel III) dengan suhu endotermik 348°C dan terendah pada komposisi 5% (sampel II) dengan suhu 335°C. Untuk pengamatan mikrostruktur dengan SEM terlihat bahwa komposisi sampel I terdapat banyak pori-pori yang terbentuk akibat dari karakter batu apung. Pada komposisi mekanik terbaik (sampel terlihat adanya homogenitas yang baik antara serat, batu apung dan perekat. Pada komposisi sampel V terlihat terjadinya pertambahan ukuran pori-pori yang menunjukkan banyaknya ruang kosong yang dihasilkan.
Keywords: Tile Polymers
Rubber SIR-20
Pumice Powder
Sugar Cane Fiber
URI: http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/64784
Appears in Collections:MT - Physics

Files in This Item:

File Description SizeFormat
Cover.pdfCover260.63 kBAdobe PDFView/Open
Abstract.pdfAbstract122.27 kBAdobe PDFView/Open
Chapter I.pdfChapter I126.33 kBAdobe PDFView/Open
Chapter II.pdfChapter II693.12 kBAdobe PDFView/Open
Chapter III-V.pdfChapter III-V1.05 MBAdobe PDFView/Open
Reference.pdfReference120.47 kBAdobe PDFView/Open
Appendix.pdfAppendix401.4 kBAdobe PDFView/Open
 

Items in USU-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.