USU-IR Home    USU Library        Feedback

USU Institutional Repository » Master Theses (MT) » Medicine » MT - Ilmu Kesehatan Kulit & Kelamin »

Please use this identifier to cite or link to this item:

http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/64777


Title: Profil Kadar Homosistein Serum pada Pasien Vitiligo di RSUP H. Adam Malik Medan
Authors: Hasibuan, Dina Rizki Utami
Advisors: Jusuf, Nelva Karmila
Putra, Imam Budi
Issue Date: 20-Mar-2017
Abstract: Background: Vitiligo is an acquired skin disorder which manifest as white macule or patch and caused by loss of function in epidermal melanocyte. To these days, the underlying pathogenesis of vitiligo is still unknown. Three hypothesis that mostly described are genetic, autoimmune and biochemistry. One compound which thought is involved in these theories is homocysteine. Homocysteine is amino acid that contain sulphur involved at remethylation and transsulphuration pathways in methionine cycle. Vitiligo patient is suspected to have elevated homocysteine serum. Aim : To determine serum homocysteine level profile in vitiligo patients in H. Adam Malik general hospital Medan Subject and method: This was a cross-sectional descriptive study which involved 38 vitiligo patients that were diagnosed by clinical and Wood’s lamp examinations. We conducted blood sampling and measurement of serum homocysteine level to the patients. Results: Mean of serum homocysteine level was 11,54 μmol/L. When compared based on characteristics, we got mean of serum homocysteine level was higher in male group ( mean: 14,34 μmol/L), older than 60 years old group (mean: 15,58 μmol/L), negative family history (mean: 11,63 μmol/L), duration of disease longer than 20 years group (mean: 17,7μmol/L) and segmental group (mean : 14,54 μmol/L). Conclusion: Serum homocysteine level was higher in male group, older than 60 years old group, negative family history, and duration of disease longer than 20 years and in segmental vitiligo.
Abstract (other language): Latar belakang: Vitiligo adalah kelainan kulit didapat yang memiliki manifestasi berupa makula atau bercak putih dan disebabkan oleh hilangnya fungsi melanosit epidermis. Hingga saat ini, mekanisme patogenesis yang mendasari terjadinya vitiligo belum ditemukan. Tiga hipotesis yang sering dikemukakan yaitu hipotesis genetik, autoimun, dan biokimia.. Suatu senyawa yang diduga terlibat dalam teori – teori tersebut adalah homosistein. Homosistein adalah asam amino yang memiliki gugus sulfur yang terlihat dalam siklus metionin yaitu pada jalur remetilasi dan jalur transulfurasi. Pada pasien vitiligo diduga terjadi peningkatan kadar homosistein serum. Tujuan : Mengetahui profil kadar homosistein serum pasien vitiligo di RSUP H. Adam Malik Medan. Subjek dan metode: Penelitian ini merupakan suatu studi deskriptif dengan rancangan potong lintang yang melibatkan 38 pasien vitiligo yang didiagnosis melalui pemeriksaan klinis dan pemeriksaan lampu wood. Terhadap pasien vitiligo tersebut dilakukan pengambilan darah da dilakukan pengukuran kadar homosistein serum. Hasil: Dalam penelitian ini didapatkan rata-rata kadar homosistein serum adalah 11,54 μmol/L. Jika dibandingkan berdasarkan karakteristik pasien vitiligo dengan kadar homosistein serum paling tinggi dijumpai pada jenis kelamin laki-laki (mean: 14,34 μmol/L), kelompok usia >60 tahun (mean: 15,58 μmol/L), dengan riwayat keluarga negatif (mean: 11,63 μmol/L), dan pada pasien yang telah menderita vitiligo selama lebih dari 20 tahun (mean: 17,17 μmol/L), dan pada vitiligo tipe segmental (mean: 14,54 μmol/L). Kesimpulan: Kadar homosistein serum ditemukan tinggi pada pasien vitiligo dengan jenis kelamin laki-laki, berusia > 60 tahun, dengan riwayat keluarga negatif, dan durasi lama menderita lebih dari 20 tahun, dan pada vitiligo tipe segmental.
Keywords: Vitiligo
Serum Homocysteine
Pathogenesis
URI: http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/64777
Appears in Collections:MT - Ilmu Kesehatan Kulit & Kelamin

Files in This Item:

File Description SizeFormat
Cover.pdfCover514.08 kBAdobe PDFView/Open
Abstract.pdfAbstract471.45 kBAdobe PDFView/Open
Chapter I.pdfChapter I383.22 kBAdobe PDFView/Open
Chapter II.pdfChapter II873.47 kBAdobe PDFView/Open
Chapter III-V.pdfChapter III-V887.79 kBAdobe PDFView/Open
Reference.pdfReference276.16 kBAdobe PDFView/Open
Appendix.pdfAppendix1.59 MBAdobe PDFView/Open
 

Items in USU-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.