USU-IR Home    USU Library        Feedback

USU Institutional Repository » Master Theses (MT) » Law » MT - Kenotariatan »

Please use this identifier to cite or link to this item:

http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/64774


Title: Pembatalan Perjanjian Baku yang Melanggar Undang-Undang Studi Kasus Putusan Mahkamah Agung Nomor 368 K/Pdt.Sus-Bpsk/2013
Authors: Sihite, Immanuel
Advisors: Tan, Kamello
Yamin, Muhammad
Purba, Hasim
Issue Date: 20-Mar-2017
Abstract: Standard contract is a binding agreement of the stakeholders who sign it. Any loss which occurs later will be their responsibility, based on the clause of the contract, unless the clause is forbidden according to Article 18 of Law No 8/1999 on Consumer Protection. The problem arises when the contract is signed unilaterally, usually by business people; it is called standard contract which clause limits business people to implement the agreement which is called exoneration clause. The analysis of the research is the Supreme Court’s Ruling No. 368/Pdt.Sus-BPSK/2013 in examining a special civil case on complaint about the Decision of Consumer Dispute Settlement Body in the cassation appeal between PT Express Limon Nusantara as business person and Dedek Cahyo as consumer. The research problems are as follows: how about standard contract which violates law based on the Supreme Court’s Ruling No. 368/Pdt.Sus-BPSK/2013, how about legal consequence of the cancellation of standard contract which violates law based on the Supreme Court’s Ruling No. 368/Pdt.Sus-BPSK/2013, and how about legal protection for standard contract which violates law. The research used theory of legal certainty with judicial normative and descriptive analytic methods. The result of the research showed that 1) articles in the mutual agreement between business person and consumer in 8 (eight) negative list of standard contract which is forbidden by Law on Consumer Protection No. 8/1999 which contains exoneration clause, a special requirement for exempting business person from liability for the harmful effect as the result of the contract, 2) Mutual Agreement certificate between business person and consumer is not allowed by Law on Consumer Protection No. 8/1999 is cancelled by law, 3) Mutual agreement between business person and consumer is the responsibility in the contents and signature; there is no reason for consumer to be felt deceived by the business person on the cataract which has been signed by both parties. In this case, consumer has breached the contract (default) toward business person that causes financial loss. It is recommended that standard clause be specific so that it does not violate law. The ruling should have the sense of justice for those who should get legal protection so that legal certainty and justice in handing down a ruling so that there will balance in the ruling. A judge has to be fair in his ruling and give sanction upon consumers who have breached a contract.
Abstract (other language): Perjanjian baku adalah perjanjian yang mengikat para pihak yang menandatanganinya, setiap kerugian yang timbul dikemudian hari akan tetap ditanggung oleh para pihak berdasarkan klausula perjanjian tersebut, kecuali jika klausula tersebut yang dilarang berdasarkan Pasal 18 Undang-undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Masalah muncul ketika adanya kontrak atau perjanjian ditetapkan secara sepihak yang lazimnya dilakukan oleh pelaku usaha, disebut dengan kontrak baku atau kontrak adhesi (standard contract) yang klausulanya mengandung keadaan yang bersifat membatasi kewajiban pelaku usaha dalam pelaksanaan perjanjian yang disebut dengan nama klausula eksonerasi. Yang menjadi kajian dalam penelitian ini adalah putusan Mahkamah Agung Nomor 368K/Pdt.Sus-BPSK/2013 dalam memeriksa perkara perdata khusus tentang keberatan atas putusan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen pada tingkat kasasi dalam perkara antara: Penggugat PT. Express Limo Nusantara sebagi pelaku usaha melawan Dedek Cahyo sebagai konsumen. Permasalah yang menjadi fokus kajian dalam tesis ini adalah: Bagaimana bentuk perjanjian baku yang melanggar undang-undang berdasarkan putusan Mahkamah Agung (Nomor 368 K/Pdt.Sus-BPSK/2013), Bagaimana akibat hukum pembatalan perjanjian baku yang melanggar undang-undang berdasarkan putusan Mahkamah Agung (Nomor 368 K/Pdt.Sus-BPSK/2013), Bagaimana Perlindungan Hukum Terhadap Pelaku Usaha Yang Mengalami Kerugian Atas Pembatalan Perjanjian Baku Yang Melanggar Undang- Undang. Penelitian ini menggunakan teori teori kepastian hukum. Penelitian ini bersifat deskriptif analitis dengan metode pendekatan yuridis normatif. Hasil penelitian diketahui bahwa: 1) Pasal-pasal di dalam perjanjian kerjasama pelaku usaha dan konsumen termasuk kepada 8 (delapan) daftar negative Klausula Baku yang dilarang Undang-Undang Perlindungan Konsumen No. 8 Tahun 1999 dan di dalamnya terdapat klausula eksonerasi yaitu syarat yang secara khusus membebaskan pengusaha dari tanggung jawab terhadap akibat yang merugikan yang timbul dari pelaksanaan perjanjian. 2) Surat Perjanjian Kerjasama pelaku usaha dan konsumen adalah merupakan klausa yang dilarang oleh UU Perlindungan Konsumen No. 8 Tahun 1999 yang berakibat batal demi hukum. 3) Perjanjian kerjasama antara pengusaha dan konsumen merupakan tanggung jawab pada isi dan apa yang ditanda tanganinya, tidak ada alasan bagi konsumen merasa ditipu oleh pengusaha atas perjanjian kerjasama yang telah mereka sepakati. Dalam kasus ini telah terjadi wanprestasi yang dilakukan oleh konsumen kepada pelaku usaha yang mengakibatkan kerugian materil. Disarankan perlu diperjelas lebih spesifik tentang pembuatan klausula baku, agar dalam pembuatannya tidak melanggar undang-undang. Perlunya putusan yang lebih memberikan keadilan bagi pihak yang seharusnya mendapatkan perlindungan hukum, agar tercapainya kepastian hukum dan keadilan dalam memutuskan suatu perkara, sehingga terdapat keseimbangan dalam putusan tersebut. Hakim seharusnya lebih memberikan putusan yang lebih adil, dan memberikan sanksi kepada konsumen yang telah melakukan wanprestasi.
Keywords: Standard Contract
Business Person
Consumer
URI: http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/64774
Appears in Collections:MT - Kenotariatan

Files in This Item:

File Description SizeFormat
Cover.pdfCover334.88 kBAdobe PDFView/Open
Abstract.pdfAbstract123.57 kBAdobe PDFView/Open
Chapter I.pdfChapter I200.67 kBAdobe PDFView/Open
Chapter II.pdfChapter II273.62 kBAdobe PDFView/Open
Chapter III-V.pdfChapter III-V263.91 kBAdobe PDFView/Open
Reference.pdfReference147.83 kBAdobe PDFView/Open
 

Items in USU-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.