Show simple item record

dc.contributor.advisorLubis, Satia Negara
dc.contributor.advisorSalmiah
dc.contributor.authorSitorus, Adi Harianto
dc.date.accessioned2017-03-02T04:00:44Z
dc.date.available2017-03-02T04:00:44Z
dc.date.issued2017-03-02
dc.identifier.otherFranz
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/64520
dc.description097039030en_US
dc.description.abstractThis study aims to determine the extent of domestic rice consumption Elephant Village Namo District Tuntungan Medan in Medan and analyzes the factors that influence household consumption of rice in the village of Namo Gajah District Tuntungan Medan in Medan. Results of this study indicate that the level of household consumption of rice Elephant Village Namo district in the city of Medan Medan Tuntungan generally quite low. This is due to the limited level of household income to be spent on food and non-food. People's purchasing power is so low that rice consumption is not reached. In addition, the average level of household consumption of rice is about 28.36 kg, while according to the average CPM rate of rice consumption in Indonesia around 113.7 kg. Simultaneously family size, income, education, and non-food expenditure significantly and positively on the level of household consumption of rice. While partially the factors that influence real and positive impact on household consumption of rice is the number of family members, and income. In addition, educational, and non-food expenditure is not significant and negative.en_US
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkat konsumsi beras rumah tangga Kelurahan Namo Gajah Kecamatan Medan Tuntungan di Kota Medan dan menganalisis faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi konsumsi beras rumah tangga di Kelurahan Namo Gajah Kecamatan Medan Tuntungan di Kota Medan Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat konsumsi beras rumah tangga Kelurahan Namo Gajah Kecamatan Medan Tuntungan di Kota Medan secara umum cukup rendah. Hal ini disebabkan karena terbatasnya tingkat pendapatan rumah tangga yang akan dibelanjakan untuk kebutuhan pangan maupun non-pangan. Daya beli masyarakat sangat rendah sehingga tidak tercapai konsumsi berasnya. Selain itu, rata-rata tingkat konsumsi beras rumah tangga sekitar 28,36 kg, sedangkan menurut BPS rata-rata tingkat konsumsi beras Indonesia sekitar 113,7 kg. Secara serempak jumlah anggota keluarga, pendapatan, pendidikan, dan pengeluaran non-pangan berpengaruh nyata dan positif terhadap tingkat konsumsi beras rumah tangga. Sedangkan secara parsial faktor-faktor yang berpengaruh nyata dan positif terhadap konsumsi beras rumah tangga adalah jumlah anggota keluarga, dan pendapatan. Selain itu, pendidikan, dan pengeluaran non-pangan tidak berpengaruh nyata dan negatif.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectDomestic rice consumptionen_US
dc.subjecthousehold sizeen_US
dc.subjectincomeen_US
dc.subjecteducationen_US
dc.subjectnon-food expenditureen_US
dc.titleAnalisis Konsumsi Beras Rumah Tangga Kelurahan Namo Gajah Kecamatan Medan Tuntungan Di Kota Medanen_US
dc.typeMaster Thesesen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record