USU-IR Home    USU Library        Feedback

USU Institutional Repository » Master Theses (MT) » Medicine » MT - Ilmu Kesehatan THT-KL »

Please use this identifier to cite or link to this item:

http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/6437


Title: Hubungan Parameter Kraniofasial Dan Otitis Media Supuratif Kronik Benigna Pada Penderita Dewasa
Authors: Irwan
Advisors: Aboet, Askaroellah
Asroel, Harry Agustaf
Harahap, Ida Sjailendrawati
Issue Date: 23-Jul-2009
Abstract: Background: Chronic Suppurative Otitis Media (CSOM) is one of chronic infection disease which usually in childhood and this periode is characterized by active growing of the craniofacial skeleton. Insufficiency in functions of the Eustachian tube has been suggested as an important factor in pathogenesis of benign CSOM. Growth and development of the anatomic region where the Eustachian tube is located are associated with the parameters related to other parts of the craniofacial skeleton. This research is to determine the measurement of craniofacial parameter and correlation of craniofacial parameter measurements with adult benign CSOM. Method: Cross sectional study which analitically descriptive and the result was analyzed with t-independent test, significance level at p<0,05.
Abstract (other language): Latar Belakang: Otitis media supuratif kronik (OMSK) merupakan salah satu penyakit infeksi kronik yang sering terjadi pada usia anak-anak, dan pada usia ini merupakan periode aktif pertumbuhan tulang kraniofasial. Gangguan fungsi tuba Eustachius merupakan faktor penting pada patogenesis terjadinya OMSK benigna. Lokasi tuba Eustachius sangat berhubungan dengan proses pertumbuhan dan perkembangan anatomi tulang kraniofasial dan ukuran parameter kraniofasial daerah sekitarnya. Penelitian ini dilakukan untuk melihat ukuran parameter kraniofasial, serta melihat hubungan ukuran parameter kraniofasial dengan OMSK benigna dewasa. Metode Penelitian: Penelitian ini dilakukan dengan studi potong lintang (cross sectional study) yang bersifat deskriptif analitik di Departemen THT-KL FK USU / RSUP H. Adam Malik Medan. Penelitian dilakukan pada 30 penderita OMSK benigna dewasa dan 30 kontrol. Terhadap penderita OMSK benigna dewasa dan kontrol dilakukan foto lateral cephalometric radiography, pengukuran parameter kraniofasial dilakukan pada hasil digital cephalogram. Data dianalisa dengan uji t independent dengan batas kemaknaan p<0,05. Hasil Penelitian: Terdapat perbedaan yang bermakna (p < 0,05) antara ukuran parameter kraniofasial penderita OMSK benigna dewasa dengan dewasa normal (kontrol) pada ukuran panjang mep-pmp, mep-ma, ptm-pns, n-ba, s-ptm, n-ans dan mep.ptm.pnsangle, SBaL/TLangle, NSL/TLangle, ba.s.nangle, s.n. ansangle dan NSL/PLangle. Kesimpulan: Terdapat hubungan (perbedaan) yang bermakna antara ukuran parameter kraniofasial penderita OMSK benigna dewasa dengan dewasa normal (kontrol).
Keywords: omsk benigna
tuba eustachius
parameter kraniofasial
URI: http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/6437
Appears in Collections:MT - Ilmu Kesehatan THT-KL

Files in This Item:

File Description SizeFormat
09E01716.pdfMaster Theses577.42 kBAdobe PDFView/Open
 

Items in USU-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.