Show simple item record

dc.contributor.advisorNazruddin
dc.contributor.authorPanjaitan, Hartati Fia Rogati
dc.date.accessioned2017-01-17T02:42:00Z
dc.date.available2017-01-17T02:42:00Z
dc.date.issued2017-01-17
dc.identifier.otherZulhelmi
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/63780
dc.description120600098en_US
dc.description.abstractSetiap tipe wajah (wajah pendek / hypodivergent, normal / normodivergent dan panjang / hyperdivergent) mempunyai karakteristik morfologi yang berbedabeda. Variasi arah pertumbuhan yang ditimbulkan oleh rotasi mandibula tidak hanya merupakan faktor dalam perkembangan maloklusi tetapi juga memegang peranan penting dalam hasil perawatan. Morfologi vertikal skeletal dilakukan dengan analisis sefalometri untuk menentukan tipe wajah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase tipe morfologi vertikal skeletal wajah pada pasien Suku Batak di RSGMP FKG USU berdasarkan analisis Steiner. Penelitian deskriptif ini dilakukan dengan sampel penelitian berjumlah 50 foto sefalometri lateral pasien yang diperoleh dari rekam medik di klinik spesialis RSGMP FKG USU tahun 2009-2015 yang memenuhi kriteria inklusi yang telah ditetapkan. Pengukuran analisis sefalometri dilakukan menggunakan analisis Steiner. Hasil pengukuran dikategorikan menurut tipe vertikal wajah yang terdiri dari tipe normal (normodivergent), tipe pendek (hypodivergent) dan tipe panjang (hyperdivergent). Hasil penelitian menunjukkan, distribusi tipe vertikal wajah pasien suku Batak di RSGMP FKG USU adalah 52% tipe normal / normodivergent, 32% tipe pendek / hypodivergent dan 16% tipe panjang / hyperdivergent. Distribusi tipe vertikal wajah Suku Batak klas I skeletal adalah 48,39% tipe normal / normodivergent, 35,48% tipe pendek / hypodivergent dan 16,13% tipe panjang / hyperdivergent. Distribusi tipe vertikal wajah Suku Batak klas II skeletal adalah 66,67% tipe normal / normodivergent, 13,33% tipe pendek / hypodivergent, 20% tipe panjang / hyperdivergent. Distribusi tipe vertikal wajah Suku Batak klas III skeletal adalah 25% tipe normal / normodivergent dan 75% tipe pendek / hypodivergent. Kesimpulannya adalah suku Batak memiliki tipe wajah dominan tipe normal / normodivergent.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectSuku Bataken_US
dc.subjectMorfologi Vertikal Skeletalen_US
dc.subjectSefalometrien_US
dc.subjectTipe Wajahen_US
dc.titleDistribusi Morfologi Vertikal Skeletal Wajah Pasien Suku Batak di Klinik RSGMP FKG USU Berdasarkan Analisis Steineren_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record