USU-IR Home    USU Library        Feedback

USU Institutional Repository » PhD Dissertations (PD) » Humanities » PD - Linguistics »

Please use this identifier to cite or link to this item:

http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/58026


Title: Representasi Tradisi Berahoi Pada Masyarakat Melayu Langkat
Authors: Umry, Shafwan Hadi
Advisors: Sinar, T. Silvana
Nasution, Ikhwanuddin
Takari, Muhammad
Issue Date: 18-Apr-2016
Abstract: The discussion about representative of Berahoi tradition on Langkat Malay Community is aimed to re-promote the local culture in agrarianism activity. One thing is interested to examine is a local tradition called berahoi by which the community hold it as one of circle pattern in farming with agrarianism. Agriculture was well done with rurally method and traditionally applied maybe relied on trusting and traditions related with the agriculture itself. In local cultural values reflecting a cooperativeness characteristics there is at once expressed a solidarity, conformity, harmonious, respecting each other and precede deliberations and by consensus in traditions and civilization based. This study adopted a hermeneutics theory with approach in paradox aesthetic. The research in this case used a historical reality interpretation method of berahoi tradition and then compare it with currently reality and formulate the findings taken from the interpretation and approve the conformity with the research. In this research indicate that Berahoi tradition such is representative of consensus values of Langkat Malay community and set the Berahoi tradition as media to negotiate, interact and hold jointly ceremony in daily life of community. It is concluded that a Berahoi traditions keeps a numbers of social function and got Malay values with Islam essential and idolize local traditions and civilization in social. So far, Berahoi traditions is urged to revitalize and re-ground it as a cultural force as currently context.
Abstract (other language): Penulisan tentang representasi tradisi berahoi pada masyarakat Melayu Langkat Sumatera Utara dimaksudkan untuk mengangkat kembali budaya lokal yang bercorak agraris. Beberapa hal yang menarik untuk diteliti adalah tradisi berahoi sebagai salah satu pola lingkaran bertani yang bercorak agraris. Budaya pertanian (agrikultur) yang bersifat kampung (rural) dan tradisional tidak dapat dilepaskan dari kepercayaan dan adat yang beraitan dengan pertanian itu sendiri. Dalam nilai budaya lokal yang mencerminkan budaya gotong royong mencerminkan sikap setia kawan, keakuran, saling menghargai, dan mengutamakan musyawarah dan mufakat yang berbasis adat dan adab bermasyarakat. Teori yang dipakai dalam pengkajian ini adalah teori hermeneutika dengan pendekatan estetika paradoks. Metode yang digunakan yakni melakukan penafsiran realitas historis tradisi berahoi dan membandingkannya dengan realitas kini serta merumuskan temuan hasil penafsiran dan membuktikan kebenaran penelitian. Hasil penelitian tradisi berahoi adalah mereprensentasi nilai-nilai musyawarah masyarakat Melayu Bahorok Langkat dan menjadikan tradisi berahoi sebagai media bernegosiasi, berinteraksi dan mengutamakan upacara bersama dalam kehidupan bermasyarakat. Kesimpulan yang dapat diambil adalah tradisi berahoi tersimpan sejumlah fungsi dan makna dan nilai-nilai Kemelayuan yang berteraskan agama Islam dan menunjung adat istiadat dan adab bermasyarakat. Tradisi berahoi perlu direvitalisasi dan dibumikan kembali sebagai kekuatan kultural dalam konteks masa kini.
Keywords: hermeneutics
representative
Malay oral tradition community
approach paradox aesthetic
URI: http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/58026
Appears in Collections:PD - Linguistics

Files in This Item:

File Description SizeFormat
Cover.pdfCover540.12 kBAdobe PDFView/Open
Abstract.pdfAbstract444.84 kBAdobe PDFView/Open
Chapter I.pdfChapter I488.76 kBAdobe PDFView/Open
Chapter II.pdfChapter II1.16 MBAdobe PDFView/Open
Chapter III-VIII.pdfChapter III-VIII2.21 MBAdobe PDFView/Open
Reference.pdfReference469.4 kBAdobe PDFView/Open
 

Items in USU-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.