Show simple item record

dc.contributor.advisorNasution, Syamsul A.
dc.contributor.authorWibowo, Mhd Wahyu
dc.date.accessioned2016-04-07T08:46:12Z
dc.date.available2016-04-07T08:46:12Z
dc.date.issued2016-04-07
dc.identifier.otherlili nasution
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/57922
dc.description.abstractTujuan : Mempelajari perubahan histopatologi pada endometrium dalam kasus – kasus mioma uteri (MU). Jumlah kasus MU yang bersamaan dengan kejadian hiperplasia endometrium (HE), mengetahui jenis HE yang paling sering dijumpai pada kasus MU dan kesesuaian hasil hispatologi jaringan endometrium pasca kuretase bertingkat dengan hasil histopatologi pasca histerektomi. Pasien dan metode : Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif untuk mengetahui gambaran HE pada kasus MU di RSUP. H. Adam Malik Medan dengan menggunakan data sekunder dari rekam medis tahun 2011 sampai 2013. Sampel merupakan seluruh rekam medis kasus MU pasca histerektomi dan memiliki hasil pemeriksaan jaringan endometrum. Hasil : Dari 80 kasus MU yang dikumpulkan dari Rekam Medis tahun 2011 sampai 2013 di RSUP. H. Adam Malik Medan, sebanyak 15 kasus diekslusi karena data kasus tidak lengkap dan diperoleh 65 data kasus MU sebagai sampel penelitian. Kami mendapatkan 49 (75.4%) penderita MU berasal dari kelompok usia >40 tahun (rata – rata 45 tahun; SD 6.204), sekitar 25 (38.5%) memiliki IMT normal (17 – 23 kg/m2), sekitar 60 (92.3%) memiliki usia menarche >12 tahun (rata – rata 13 tahun; SD 1.379) dan pada status paritas dijumpai 23 (35.4%) multipara. Pada hasil histopatologi dijumpai 11 (16.9%) mengalami HE dan jenis yang paling banyak adalah hiperplasia endometrium simpel non-atipik, yaitu 6 (9.2%) sampel. Pada hasil pemeriksaan histopatologi endometrium pasca kuretase bertingkat dijumpai 5 (7.7%) kasus mengalami HE, dan seluruhnya memiliki hasil yang berbeda pada pemeriksaan setelah histerektomien_US
dc.description.abstractOBJECTIVE: To study about histopathological changes, and number of endometrial hyperplasia (EH) that most found in leiomyoma cases in RSUP H. Adam Malik Medan. And to compare histopathological results after hysterectomy with results that found in most histopathologic’s fractional curretage before. PATIENTS AND METHODS: We conducted descriptive study to describe EH in leiomyoma cases using secondary data from medical records since 2011 till 2013. The entire subjects were all cases of post hysterectomy with leiomyoma and undergo tissue examination. RESULTS: From 80 cases, 15 were excluded because of incomplete data, with 65 cases were taken as subjects. 49 (75.4%) patients comes from the age group >40 years (SD 6.204), about 25 (38.5%) had a normal BMI (17-23 kg/m2), 60 (92.3% ) had menarche at >12 years (SD 1.379) and most of them were multiparous, 23 (35.4%). From histopathological results, we found 11 (16.9%) EH appearance and the most type is non atypical simple endometrial hyperplasia, 6 (9.2%) subjects. We found 5 (7.7%) EH on histopathologic examination after fractional curettage, all have different results in the tissue examination after hysterectomyen_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectmioma uterien_US
dc.subjecthiperplasia endometriumen_US
dc.titleGambaran Hiperplasia Endometrium Pada Kasus Mioma Uteri Di RSUP. H. Adam Malik Medanen_US
dc.typeMaster Thesesen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record