USU-IR Home    USU Library        Feedback

USU Institutional Repository » PhD Dissertations (PD) » Medicine » PD - Pendidikan Doktor »

Please use this identifier to cite or link to this item:

http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/57809


Title: Efek Ekstrak Buncis (Phaseolus Vulgaris L) Terhadap Kadar Ldl Dan Oxldl Serta Kaitannya Dengan Polimorfisme Gen Lox-1 3’utr188c/T Sebagai Upaya Preventif Risiko Aterosklerosis
Authors: Rahman, Shahrul
Advisors: Alrasyid, Harun
Issue Date: 1-Apr-2016
Abstract: Background: Atherosclerosis is an inflammatory disease that leads to the emergence of aterom plaque, which causes thickening of the blood vessel wall. Acute myocardial infarction (AMI) is caused by rupture of atherosclerotic plaques that triggeracute thrombosis cause total occlusion of the coronary artery. Initiating event in atherosclerosis is the change LDL into oxidized (OxLDL). Activation of OxLDL would be mediated by various scavenger receptors, such as LOX-1. Consumption of legumes can reduce the risk of coronary heart disease. This study want to find out whether the kidney beans that are included in legumes have efficacious aspreventiverisk of atherosclerosis. Objective: To prove that kidney bean extract can lower LDL and OxLDL plasma in LOX-1 gene polymorphism 3'UTR188C/T as preventive risk of atherosclerosis. Research methods: laboratory experiments with phytochemical test, testkidney bean extract effect with a dose of 400 mg, 800 mg dan 1200 mg per day on lipid profile and plasma levels of OxLDL by Enzyme -linked Immunosorbent Assay (ELISA), test 3'UTR188C/T gene polymorphism with restriction enzyme. Results: The results of the phytochemical screening kidney bean extract contains active compounds such as alkaloids, saponins, flavonoids, triterpenoids/steroids, and glycosides. LDL found decrease in all treatment groups with the highest decrease in the 800 mg group, although not significantly. But found elevated levels of OxLDL in all treatment groups with the highest increase were also in the group of 800 mg. Most study participants were genotype CT. Conclusion: It has been produced kidney bean extract in the form of extracts condensed that has met the standards . Kidney bean extract can lower LDL cholesterol. Although kidney bean extract can increase plasma Ox-LDL, further research needs to be done to see the existence of an increase in the levels of OxLDL. Participants with TT genotype had higher levels of plasma OxLDL than other genotypes
Abstract (other language): Latar belakang: Aterosklerosis adalah penyakit inflamasi yang menyebabkan munculnya plak aterom sehingga mengakibatkan terjadinya penebalan pada dinding pembuluh darah. Infark miokard akut (IMA) disebabkan oleh rupturnya plak aterosklerosis yang memicu trombosis akut sehingga menyebabkan oklusi total arteri coronaria. Kejadian awal pada aterosklerosis adalah perubahan LDL menjadi bentuk yang teroksidasi (OxLDL). Aktivasi OxLDL dimediasi oleh berbagai reseptor scavenger, seperti LOX-1. Konsumsi tanaman polong dapat menurunkan risiko penyakit jantung koroner. Studi ini ingin mengetahui efektivitas buncis yang termasuk kedalam tanaman polong dapat berkhasiat sebagai upaya preventif risiko aterosklerosis. Tujuan penelitian: Membuktikan bahwa ekstrak buncis dapat menurunkan kadar LDL dan OxLDL plasma pada polimorfisme gen LOX-1 3’UTR188C/T sebagai upaya preventif risiko aterosklerosis. Metode penelitian: Eksperimen laboratorium dengan uji fitokimia, uji efek ekstrak buncis dengan dosis 400 mg, 800 mg dan 1200 mg/hari terhadap profil lemak dan kadar OxLDL plasma dengan Enzyme-linked Immunosorbent Assay (ELISA), uji polimorfisme gen 3’UTR188C/T dengan enzim restriksi. Hasil: Hasil skrining fitokimia ekstrak buncis mengandung golongan senyawa aktif seperti alkaloida, saponin, flavonoid, triterpenoid/steroid, dan glikosida. Dijumpai penurunan LDL pada semua kelompok perlakuan dengan penurunan tertinggi pada kelompok 800 mg walau tidak bermakna. Tetapi dijumpai peningkatan kadar OxLDL pada semua kelompok perlakuan dengan peningkatan tertinggi juga pada kelompok 800 mg. Genotipe terbanyak peserta studi adalah CT. Kesimpulan: Telah dihasilkan ekstrak buncis berupa ekstrak kental yang telah memenuhi standarisasi. Ekstrak buncis dapat menurunkan LDL kolesterol. Walau ekstrak buncis dapat meningkatkan OxLDL plasma, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk melihat eksistensi peningkatan kadar OxLDL tersebut. Peserta dengan genotipe TT memiliki kadar OxLDL plasma yang lebih tinggi dibanding genotipe lain
Keywords: Ekstrak buncis
Kadar LDL
Kadar Ox-LDL
Genotipe
URI: http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/57809
Appears in Collections:PD - Pendidikan Doktor

Files in This Item:

File Description SizeFormat
Cover.pdfCover779.42 kBAdobe PDFView/Open
Abstract.pdfAbstract607.1 kBAdobe PDFView/Open
Chapter I.pdfChapter I629.12 kBAdobe PDFView/Open
Chapter II.pdfChapter II1.05 MBAdobe PDFView/Open
Chapter III-VI.pdfChapter III-VI1.11 MBAdobe PDFView/Open
Reference.pdfReference666.3 kBAdobe PDFView/Open
Appendix.pdfAppendix1.82 MBAdobe PDFView/Open
 

Items in USU-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.