Show simple item record

dc.contributor.advisorDrs. Jumino Suhadi, MA, Ph.D; Dr. T. Syarfina, M.Humen_US
dc.contributor.authorHeniliaen_US
dc.date.accessioned2010-03-19T10:38:32Z
dc.date.available2010-03-19T10:38:32Z
dc.date.issued2008-12-18T00:00:00Zen_US
dc.identifier.otherFranzen_US
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/5704
dc.description08E00841en_US
dc.description.abstractThis Thesis is the result of a research report which is concerned with the prosody of a type of poetry called “Pantun” in Eastern Sumatera Coastal Malays. The Analysis related to Malay pantun prosodic in Deli-Malay wedding ceremony applies Collier is theory (1993) & Van Houven (1994). The method which is used in this analysis is quantitative descriptive research, while data resources are adopted from the wedding of Mr. H. Azwani Malik Miraza, Mr. Muhizar and Mr. H. Zulham. The scope of the analysis focusses on the “pantun” of “mengantar ceremony” when the bridegroom comes to the bride’s house in five steps, namely : pantun hempang batang, pantun hempang pintu, pantun tabir pendinding pelaminan, pantun kembang tikar and pantun buka kipas. This analysis is focussed on the prosodic aspects of duration and frequency. The findings consist of the degree of basic tone, final tone, high tone and low tone and it was found that the duration of vowels at the end of a sentences is longer than that of vowels in the middle of at the beginning of a sentence.en_US
dc.description.abstractTesis ini merupakan laporan hasil penelitian lapangan tentang prosodi pantun dalam masyarakat Melayu Pesisir Sumatera Timur. Pengkajian tentang prosodi pantun melayu dalam acara perkawinan adat Melayu Deli mempergunakan teori Collier (1993) dan Van Heuven (1994). Metode yang dipergunakan dalam pengkajian ini adalah metode deskriptif kuantitatif, sedang sumber data diperoleh dari perkawinan keluarga Bapak H. Azwani Malik Miraza, Bapak Muhizar, dan H. Zulham. Ruang lingkup kajian pantun yang dipergunakan dalam upacara mengantar pengantin laki-laki ke tempat pengantin perempuan dalam lima tahap, yaitu pantun hempang batang, pantun hempang pintu, pantun tabir pendinding pelaminan, pantun kembang tikar dan pantun buka kipas. Kajian ini di fokuskan pada aspek prosodi frekuensi dan durasi. Sedangkan temuan-temuannya terdiri dari laras nada dasar, nada final, nada atas atau tinggi dan nada rendah, dan durasi vokal pada akhir kalimat lebih panjang dari pada vokal yang terdapat pada awal atau tengah kalimat.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.titleProsodi Pantun Melayu(Dalam Acara Perkawinan Adat Melayu Deli)en_US
dc.typeMaster Thesesen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record