Show simple item record

dc.contributor.authorMahasti, Ayu Sri
dc.date.accessioned2016-01-20T08:33:04Z
dc.date.available2016-01-20T08:33:04Z
dc.date.issued2016-01-20
dc.identifier.otherElisa Ekaningsih
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/55425
dc.description020905046en_US
dc.description.abstractAgama Hindu banyak menjalani kepercayaannya melalui praktik upacara. Berbagai upacara pemujaan dilakukan sebagai bakti mereka kepada Dewadewanya. Meskipun pada hakekatnya ajaran Hindu di berbagai daerah semua sama, namun dalam praktik keagamaan yang tampak pada upacara-upacaranya mungkin berbeda. Perbedaan ini tidak terlepas dari faktor kebudayaan. Agama Hindu menjadi agama yang tumbuh dan berkembang berdasarkan kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat pemeluknya, seperti Hindu-Bali, Hindu Tamil, ataupun Hindu dalam kebudayaan yang berbeda lainnya. Atas dasar hal tersebutlah maka penelitian ini dilakukan. Tujuan penelitian adalah mendapatkan gambaran mengenai konsep kepercayaan Hindu-Tamil dalam ritual keagamaan yang diberi nama Pangguni Uttiram. Penelitian ini dilakukan di Kuil Shri Thendayudabani, Kota Lubuk Pakam, Sumatera Utara. Fokus penelitian adalah beberapa aspek upacara yang bisa memberikan pemahaman tentang kepercayaan Hindu-Tamil. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan wawancara mendalam. Wawancara mendalam terhadap informan dilakukan untuk memperoleh penjelasan makna setiap aspek upacara yang meliputi tempat, waktu, pelaku, bahan dan alat yang digunakan dalam upacara, serta fungsi dari ritual tersebut. Hasil penelitian menjelaskan bahwa masyarakat Hindu-Tamil memiliki upacara keagamaan yang detail dan tersusun dalam keempat aspek yang meliputi tempat, waktu, pelaku, bahan dan alat upacaranya. Melalui keempat aspek tersebut, dapat dilihat pemahaman masyarakat Hindu-Tamil mengenai konsep kepercayaannya. Ritual ini adalah pengulangan peristiwa atau kejadian-kejadian yang terdapat di dalam mitologi Dewa Murugar. Umat Hindu-Tamil memaknai setiap ritual dengan nilai-nilai ajaran Hindu sebagaimana yang terkandung dalam mitologi Dewa Murugar. Selain itu ritual Pangguni Uttiram ternyata memiliki fungsi lain selain fungsi agama seperti fungsi sosial, seni, politik, dan pariwisata. Adanya unsur politik juga telah mempengaruhi masyarakat Hindu-Tamil dalam pelaksanaan upacaranya, yang secara perlahan akan merubah pemahaman mereka tentang ritual Pangguni Uttiram.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectRitual Pangguni Uttiramen_US
dc.subjectHindu-Tamilen_US
dc.titlePangguni Uttiram (Suatu Ritual Hindu-Tamil di Kuil Shri Thendayudabani, Kota Lubuk Pakam, Sumatera Utara)en_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record