Show simple item record

dc.contributor.advisorProf. Chainur Arrasyid, S.Hen_US
dc.contributor.authorNeswy Riveraen_US
dc.date.accessioned2010-03-19T10:35:29Z
dc.date.available2010-03-19T10:35:29Z
dc.date.issued2008-04-28T00:00:00Zen_US
dc.identifier.otherRenny Widiastutien_US
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/5334
dc.descriptionD0300437en_US
dc.description.abstractPornography-VCD case in Indonesia is running increases currently. Numbers of moral crimes cases revealed on some regions in Indonesia, by exposing involved juveniles, at present is in the same indication, assumed the consequences of watching pornography VCD however. It means, the circulating of Porn-VBCD has depraved the order and the future of nation. In the case circulating of this porn-VCD, the root of problem indeed is an easy access to have porn-VCD commercially in cheaper price. On the other hand, the case of circulating this porn-VCD hardly to reveal because a firmly network of organizing and the lack of any regulation specifically to regulate for the circulation of porn-VCD although as today, government has held variously regulation to restrict the pornography, as regulated in Article 382 and 283 KUHP, Press Act Article 5, 13 and 18 as well as Film Act No.8 of 1992 Article 33 and 40 ang Sensor Guidance of BSF No.7 of 1994. That regulation entirely it seemly paralyzed in dealing with the problems of the circulating porn-VCD. Porn-VCD has a negative impact to the young generation, such as sexual perversion earlier aged, sexual despised over women and several moral crimes such as raping, indecent who’s done by children. This study is aimed to know the law rules with the affords to control the circulation of porn-VCD on those juvenile, to know the effect of porn-VCD to the children's behavior. This study uses analytical descriptive, adopting a normative juridical approaching method and sociological juridical. The respondent to this study were children dwelling LP Anak Tanjung Gusta Medan totally 16 people. The informants are juru periksa from VC unit of POLTABES Medan some advocates from Yayasan Pusaka Indonesia and Perserikatan Perlindungan Anak Indonesia children from LP Anak Tanjung Gusta Medan, VCD seller. Primary data obtained directly by interview and distribute them questionnaires. Secondary data gained by library research. The result of this study showed that the regulations available as at present could not capable to control yet the problem of circulation porn-VCD that run wide spread almost in all patron Indonesia. The consumer is noted now not only those adult people but also children aged. In addition, shortage tightly control by customs, even support the rising for circulation of pitied porn-VCD. The effect of porn-YCD towards children behavior basis to the result of survey conducted over 16 respondents from LP Anak Tanjung Gusta Medan indeed that porn-VCD existing influences very significant on a child to conduct a moral crimes. This effect seen by the child conducting that moral crimes since a desire to try or at least feel as they have seen by watching porn VCD then imitating the style in practicing as watched on VCD. But the effect seemly not absolutely resulted by any presentation of VCD however stimulated by other factors such as porn books peer-friends influence shortage close control by parents. Therefore the existence of laws regulating concerns the matter of porn -VCD is urgently required, whereby any material should regulate about the restriction and criteria of porn, should be clearly lend firmly on a film for instance law penalty over those distributor multiplayer-organizing actor/actress, VCD seller and also those who watch porn - VCD perhaps in order to enforce the law rules has been available as well as able to accommodate morality crimes conducted by a child as on watching porn - VCD rose up the numbers of years by year. The best way to avoid the moral crimes conducted by those juveniles either by preventive. Thus, the alternative is emphasized on building moral and mental of children. Still, eliminate and abolition the causes stimulating the juvenile in conducting a moral crimes. Beside it, the responsibility for covering the effect of watching porn - VCD perhaps is all side to hold, either as parents, education, LSF, community, the authority and government as a whole part.en_US
dc.description.abstractKasus VCD porno di Indonesia akhir-akhir ini mengalami peningkatan. Sejumlah kasus kejahatan kesusilaan yang terungkap di beberapa wilayah di Indonesia, yang pelakunya anak-anak, dewasa ini berindikasikan sarna, yaitu akibat pengaruh menonton VCD porno. Ini berarti, peredaran VCD porno telah merusak tatanan dan masa depan bangsa, Dalam kasus peredaran VCD porno ini, sesungguhnya yang menjadi akar permasalahan adalah mudahnya mendapatkan VCD porno di pasaran dengan harga yang murah. Di sisi lain kasus peredaran VCD porno ini sulit diungkapkan karena kuatnya jaringan para pelaku dan belum adanya suatu peraturan yang khusus mengatur masalah peredaran VCD porno walaupun saat ini pemerintah telah memiliki berbagai peraturan yang melarang pornografi, seperti yang diatur dalam Pasal 282 dan 283 KUHP, Undang-Undang Pers Pasal 5, 13 dan 18 serta Undang-Undang Perfilman No.8 Tahun 1992 Pasal 33 dan 40 dan Pedoman Sensor BSF No.7 Tahun1994. Semua peraturan itu sepertinya tak mampu mengatasi masalah peredaran VCD porno. VCD porno memiliki dampak negatif bagi generasi muda, antara lain perilaku seks usia dini, pelecehan seksual terbadap wanita dan berbagai kejahatan susila seperti perkosaan, pencabulan yang pelakunya adalah anak-anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan hukum dalam usaha mengatasi peredaran VCD porno di kalangan anak-anak dan untuk mengetahui pengaruh VCD porno terhadap perilaku anak. Penelitian ini bersifat deskriptif analitis, dengan menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dan yuridis sosiologis, Responden penelitian ini adalah anak-anak penghuni LP Anak Tanjung Gusta, Medan yang berjumlah 16 orang. Sedangkan informan terdiri dari juru periksa dan POLTABES Medan, tenaga advokasi dari Yayasan Pusaka Indonesia dan Perserikatan Perlindungan Anak Indonesia, anak-anak penghuni LP Anak Tanjung Gusta Medan, pedagang VCD. Data primer diperoleh langsung melalui wawancara dan penyebaran kuesioner, data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peraturan-peraturan yang ada sekarang belum mampu mengatasi masalah peredaran VCD porno yang semakin meluas di Indonesia, yang konsumennya sekarang bukan hanya orang dewasa tapi juga anak-anak. Selain itu kurang ketatnya pengawasan di pabean yang mendukung meningkatnya peredaran VCD porno bajakan. Pengaruh VCD porno terhadap perilaku anak berdasarkan hasil survei yang dilakukan terhadap 16 responden anak penghuni LP Anak Tanjung Gusta Medan ternyata VCD porno sangat mempengaruhi seorang anak untuk melakukan kejahatan susila. Pengaruh ini terlihat dari anak melakukan kejahatan susila tersebut karena ingin mencoba atau merasakan sebagaimana yang dilihatnya melalui tayangan VCD porno dan meniru cara-cara yang dilihatnya dari VCD porno. Namun pengaruh itu tidak murni diakibatkan tayangan VCD porno, melainkan juga dibantu oleh faktor lain seperti buku-buku porno, pengaruh teman, dan kurangnya pengawasan dari orang tua. Oleh karena itu keberadaan undang-undang yang mengatur tentang masalah VCD porno sudah sangat diperlukan, di mana materinya mengatur tentang batasan dan kriteria porno yang jelas dan tegas dalam sebuah film, sanksi hukum bagi pengedar, pengganda, aktor/aktris, penjual dan juga penonton VCD porno guna memperkuat peraturan perundangan yang sudah ada dan dapat mengakomodir kejahatan kesusilaan yang dilakukan oleh anak akibat menonton VCD porno yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Dan upaya yang paling tepat untuk menanggulangi kejahatan susila yang dilakukan oleh anak-anak adalah upaya pencegahan (preventif). Untuk itu titik berat diletakkan pada pembinaan moral dan mental si anak dan mengurangi bahkan menghilangkan sebab sebab yang mendorong si anak melakukan kejahatan susila. Selain itu tanggung jawab menanggulangi pengaruh dari menonton VCD porno adalah tanggung jawab semua pihak baik orang tua, tenaga pendidik, LSF, masyarakat, aparat hukum dan pemerintah.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectilmu hukumen_US
dc.titlePengaturan Hukum Terhadap Peredaran VCD Porno Dalam Penanggulangan Kejahatan Susila Di Kalangan Anak-Anaken_US
dc.typeMaster Thesesen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record