Show simple item record

dc.contributor.advisorFarahanny, Wandania
dc.contributor.authorMaulidia, Erda Ridha
dc.date.accessioned2015-11-30T03:46:45Z
dc.date.available2015-11-30T03:46:45Z
dc.date.issued2015-11-30
dc.identifier.otherEra Salida
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/52602
dc.description100600173en_US
dc.description.abstractKeterbatasan intensitas sinar pada bagian apikal saluran akar menyebabkan polimerisasi sistem adhesif dan semen resin dual cure menjadi terhambat sehingga mempengaruhi retensi pasak polyethylene fiber. Self cure activator digunakan membantu proses autopolimerisasi pada daerah yang tidak terkena sinar. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh self cure activator pada sistem total etsa terhadap ketahanan fraktur dan pola fraktur pasak polyethylene fiber. Mahkota 30 gigi premolar mandibula dibuang meninggalkan 2mm ferrule. Perawatan endodonti dimulai dengan preparasi teknik step back kemudian diobturasi teknik kondesasi lateral sampai dipersiapkan ruang pasak. Kelompok A tanpa sistem adhesif, kelompok B sistem total etsa dan kelompok C sistem total etsa ditambah self cure activator. Sementasi pasak menggunakan semen resin kemudian mahkota dibentuk dengan resin komposit. Uji tekan dengan alat Tarnogrocki Universal testing machine (Germany) sampai terjadi fraktur. Hasil uji ANOVA One-way menunjukkan ada perbedaan signifikan ketahanan fraktur diantara ketiga kelompok (p<0,05). Uji LSD menunjukkan perbedaan signifikan antara A-B dan A-C (p<0,05). Perbedaan tidak signifikan antara B-C (p>0,05). Uji Kruskal-Wallis menunjukkan ada perbedaan signifikan pola fraktur diantara ketiga kelompok (p<0,05). Uji Mann-Whitney menunjukkan perbedaan signifikan antara A-B dan A-C (p<0,05). Namun perbedaan tidak signifikan antara B-C (p>0,05). Kesimpulannya tidak ada pengaruh self cure activator pada sistem total etsa terhadap ketahanan fraktur dan pola fraktur pasak polyethylene fiber.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectSistem Adhesifen_US
dc.subjectAktivatoren_US
dc.subjectKetahanan Frakturen_US
dc.titlePengaruh Self Cure Activator pada Sistem Total Etsa dengan Menggunakan Pasak Customized Pita Polyethylene Fiber terhadap Ketahanan Fraktur dan Pola Frakturen_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record