Show simple item record

dc.contributor.advisorSyarifah
dc.contributor.advisorKaloko, Alam Bakti
dc.contributor.authorSirait, Kristy Ivo A
dc.date.accessioned2015-10-09T07:06:05Z
dc.date.available2015-10-09T07:06:05Z
dc.date.issued2015-10-09
dc.identifier.otherZulhelmi
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/51079
dc.description111000283en_US
dc.description.abstractSejak dahulu manusia telah mengenal beberapa jenis penyakit, cara pencegahan dan pengobatannya. Dengan menggunakan akal pikiran dan berdasarkan pengalaman, mereka mencoba melakukan berbagai cara untuk menjaga kesehatan. Pengobatan yang dilakukan baik secara tradisional dengan memanfaatkan tenaga pengobat tradisional (dukun, datu, maupun tabib) maupun pengobatan serta penyembuhan jenis penyakit yang dilakukan secara modern dengan memanfaatkan tenaga medis serta dengan mempergunakan peralatan kedokteran yang serba modern. Kedua jenis cara ini saling berbeda dan tidak dapat dipertemukan dan sampai saat ini kedua cara ini masih diperlukan oleh masyarakat, baik masyarakat di perkotaan maupun yang berada di pedesaan. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan pendekatan kualitatif dan bertujuan untuk gambaran perilaku masyarakat dalam pola pencarian pengobatan di desa doloksaribu lumban nabolon kecamatan uluan kabupaten toba samosirtahun 2015. Metode yang digunakan adalah dengan wawancara mendalam terhadap informan yang terpilih. Jumlah informan dalam penelitian ini adalah 5 orang. Di desa Dolok Saribu Lumban Nabolon terdapat 5 pola perilaku pencarian pengobatan yang berkembang yaitu,pengobatan sendiri, pengobatan ke tradisional, pengobatan ke medis modern, kombinasi pengobatan medis dan tradisional dan penghentian pengobatan. Ada beberapa faktor yang memengaruhi masyarakat dalam memanfaatkan pelayanan pengobatan. Diharapkan kepada tenaga pengobat medis dan tenaga pengobat tradional melakukan kerjasama yang lebih baik ( mengobati penyakit yang memang bisa diobati oleh keahliannya, jika tidak maka langsung segera mengarahkan masyarakat ke tenaga pengobat yang memang ahlinya ) dalam hal memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat sehingga derajat kesehatan masyarakat di desa Doloksaribu dapat meningkat.en_US
dc.description.abstractSince the first.humans have known some kind of disease,way to prevention and treatment. By using reasoning and based on experience, they try to do a variety of ways to maintain health. Treatment is done either tradisional( shaman,datu or physician) as well as the treatment and healing by medical means. Both types different from each other and in this way can not be met and so far both ways is still needed by the community,both in urban or rural. This is a descriptive research with qualitative approach, and aims to describe human‟s behavior in a search pattern treatment in Desa Doloksaribu Lumban Nabolon Kecamatan Uluan Kabupaten Toba Samosir,2015. The method use is depth interviews with selected informants. The number of informants in this study were 5 peoples. In Doloksaribu Lumban Nabolon, there are 5 patterns of helath seeking behavior that develops namely, traditional medicine, modern menidal treatment, to, a combunation of traditional and modern medicine (Fragmentation) and discontinuation of treatment. Expected to medical personnel and tradisional healers personnel perform better coorperation in terms of providing health service for the community( treat diseases that are treatable by his skill, if not immediately then immediately directing people to power who is an expeert healer) so that the degree of public health in Doloksaribu can increased.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectBehavioren_US
dc.subjectPeople's in Doloksaribuen_US
dc.subjectHelath Seeking Behavioren_US
dc.titleGambaran Perilaku Masyarakat Dalam Pola Pencarian Pengobatan di Desa Doloksaribu Lumban Nabolon, Kecamatan Uluan Kabupaten Toba Samosir Tahun 2015en_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record