USU-IR Home    USU Library        Feedback

USU Institutional Repository » Master Theses (MT) » Law » MT - Ilmu Hukum »

Please use this identifier to cite or link to this item:

http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/5009


Title: Analisis Hukum Terhadap Pengelolaan Tata Ruang Di Wilayah Pemerintah Kabupaten Labuhan Batu
Authors: Irwansyah Ritonga
Advisors: Prof. H. Syamsul Arifin, SH, MH; Prof. Dr. Bismar Nasution, SH, MH; Dr. Sunarmi, SH, M.Hum
Issue Date: 10-Nov-2009
Abstract: Kebijakan pembangunan khususnya dalam pengelolaan tata ruang mendapat perhatian dari sisi lain oleh legislatif untuk proses legislasi, dimana Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi bagian yang perlu dipertimbangkan oleh pemerintah daerah, artinya pengembangan kawasan akan dirasakan bermanfaat apabila diperoleh peningkatan pendapatan daerah itu. Pandangan seperti itu terlalu sederhana bagi pembuatan peraturan daerah (making law) sehingga kualitas dari produk peraturan untuk menjamin kepastian hukum dalam penataan ruang di Kabupaten Labuhan Batu bisa berakibat tidak mencerminkan kepada fungsi hukum. Berdasarkan uraian hal tersebut, maka permasalahan yang akan diteliti dan di analisis dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: Apakah pengelolaan tata ruang di Labuhan Batu telah sesuai dengan Undang-undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang? Bagaimanakah Peran serta masyarakat dalam pembangunan lingkungan untuk penataan ruang di Kabupaten Labuhan Batu? Apakah kendala-kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan pengelolaan tata ruang di Labuhan Batu? Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif. Metode penelitian normatif disebut juga sebagai penelitian doktrinal (doctrinal research) yaitu suatu penelitian yang menganalisis hukum baik yang tertulis di dalam buku (law as it is written in the book). Penelitian hukum normatif berdasarkan data sekunder dan menekankan pada langkah-langkah spekulatif-teoritis dan analisis normatif-kualitatif. Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Labuhan Batu belum berjalan sebagaimana mestinya dan belum mengacu kepada UU No. 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang, banyak terjadi deviasi/ penyimpangan dari UU tersebut. Peran serta masyarakat dalam pengelolaan Tata Ruang di Wilayah Kabupaten Labuhan Batu belum berjalan sebagaimana mestinya. Kendala-kendala yang dihadapi dalam pengelolaan tata ruang di Kabupaten Labuhan Batu yaitu: Masih terdapatnya peraturan perundang-undangan yang menjadi kendala bagi pelaksanaan rencana tata ruang wilayah kabupaten Labuhan Batu, disamping itu ada kendala infrastruktur yang belum sesuai dengan RTRW, Masyarakat juga menjadi kendala karena peran serta masyarakat hampir tidak ada dalam penyusunan RTRW disebabkan kurangnya sosialisasi kepada masyarakat.DPR Daerah juga sudah sering memberi masukan kepada Pemerintah Kabupaten Labuhan Batu, tapi tidak diakomodir oleh Pemerintah Kabupaten Labuhan Batu, disamping itu perangkat daerah juga tidak siap dalam pelaksanaan pengelolaan tata ruang di Labuhan Batu.
Abstract (other language): Policy of development specially in management of planology get attention of other side by legislative for the process of legislation, where Earnings Of Genuiness Area (PAD) become part of which need to be considered by local government, its meaning of development of area will be felt useful if obtained the make-up of earnings of that area. Same view as that is also simple to by law making (law making) so that the quality of from regulation product to guarantee rule of law in settlement of room in Sub-Province of Labuhan Batu can cause not express to law function. Pursuant to breakdown of above mentioned, hence problems to check and in analysis in this research shall be as follows: Is management of planology in Labuhan Batu have as according to Law Number 26 Year 2007 about Settlement Of planology? How Role and also society in development of environment for the settlement of room in Sub-Province of Labuhan Batu? Do constraints faced in execution of management of planology in Labuhan Batu? Methods used in this research is the judicial normative. Normative research method is also called as a doctrinal research (doctrinal research) is a study that analyzes whether a law written in the books (law as it is written in the book). Research based on normative law and secondary data on the steps speculative theory-and-qualitative analysis of normative. Regional Plan Planology of Sub-Province of Labuhan Stone not yet walked properly and not yet to UU No. 26 year 2007 about Settlement of Room, happened many deviasi/ deviation of UU. Role and also society in management of Planology in Region Sub-Province of Labuhan Stone not yet walked properly. Constraints faced in management of planology in Sub-Province of Labuhan Stone that is: Still there are law and regulation him becoming constraint to execution of regional planology plan of sub-province of Labuhan Stone, despitefully there is infrastructure constraint which not yet as according to RTRW, Society also become constraint because role and also society next to nothing in compilation of RTRW caused by the lack of socialization to Area masyarakat.DPR also have often given input to Government Of Sub-Province of Labuhan Stone, but do not be accomodated by Government Of Sub-Province of Labuhan Stone, despitefully peripheral of area nor ready to in execution of management of planology in Labuhan Batu.
Keywords: analisis hukum
pengelolaan tata ruang
kabupaten labuhan batu
URI: http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/5009
Appears in Collections:MT - Ilmu Hukum

Files in This Item:

File Description SizeFormat
09E01934.pdfMaster Theses723.47 kBAdobe PDFView/Open
 

Items in USU-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.