Show simple item record

dc.contributor.authorNatali S M Pasaribuen_US
dc.date.accessioned2010-03-19T10:33:04Z
dc.date.available2010-03-19T10:33:04Z
dc.date.issued2007-09-13T00:00:00Zen_US
dc.identifier.otherAdministratoren_US
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/4938
dc.description04010256en_US
dc.description.abstractAspek hukum Hak atas Kekayaan intelektual (HaKI) bermula dari hasil kemampuan berpikir (daya cipta). Hasil kemampuan berpikir tersebut berupa ide yang hanya dimiliki oleh Pencipta atau Penemu secara khusus (exclusive) yang kemudian diwujudkan dalam bentuk ciptaan atau invensi. Ciptaan atau invensi adalah hak milik material (berwujud), diatas hak milik material tersebut melekat hak immaterial (tidak berwujud) yang berasal dari akal (intelek) pemiliknya. Salah satu bentuk dari daya cipta tersebut adalah kemampuan untuk mencipta suatu merek, baik merek dagang maupun merek Terhadap hak milik tersebut, undang-undang memberi kebebasan kepada pemilik untuk menikmati manfaat, mengembangkan, memelihara, mengalihkan atau bahkan memusnahkannya, oleh Natali S M Pasaribuen_US
dc.language.isoiden_US
dc.titleWanprestasi Dalam perjanjian Lisensi Mereken_US
dc.typeMaster Thesesen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record