Show simple item record

dc.contributor.advisorHutabarat, Patar N.M.P.
dc.contributor.authorAriska, Indah
dc.date.accessioned2015-08-20T03:19:27Z
dc.date.available2015-08-20T03:19:27Z
dc.date.issued2015-08-20
dc.identifier.otherZulhelmi
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/49389
dc.description122600092en_US
dc.description.abstractSemakin menjamurnya usaha sewa menyewa mesin fotokopi, sewa mesin, sewa angkutan darat seperti mobil, truk, pick up di Indonesia dapat dikatakan membuat perekonomian Indonesia meningkat, karena itu berarti pendapat negara pun bertambah melalui pajak yang dikenakan atas sewa – sewa tersebut. Sewa itu sendiri adalah penghasilan atau imbalan sehubungan dengan kesepakatan untuk memberikan hak menggunakan harta selama jangka waktu tertentu, baik dengan perjanjian tertulis maupun lisan, sehingga harta tersebut hanya digunakan oleh penerima hak (penyewa) selama jangka waktu yang telah disepakati. Berdasarkan Undang – Undang Nomor 36 tahun 2008 Tentang Pajak Penghasilan, penghasilan atas sewa ini dikenakan tarif 2% dari jumlah bruto akan tetapi jika si wajib pajak tidak memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) besarnya tarif yang dikenakan akan lebih tinggi 100 % dari tarif sebelumnya.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectPPh atas Sewaen_US
dc.subjectPPh Pasal 23en_US
dc.titleTinjauan Atas Penerimaan Pajak Penghasilan Pasal 23 Atas Sewa Di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Medan Poloniaen_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record