Show simple item record

dc.contributor.advisorZulnaidi
dc.contributor.authorIndah, Dewi
dc.date.accessioned2015-08-18T07:03:54Z
dc.date.available2015-08-18T07:03:54Z
dc.date.issued2015-08-18
dc.identifier.otherZulhelmi
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/49348
dc.description092203033en_US
dc.description.abstractBahasa Jepang mempunyai perbedaan konsep dengan bahasa Indonesia yang salah satunya terletak pada partikel yang dalam bahasa Jepang disebut joshi. Di dalam bahasa Indonesia hanya terdapat empat partikel yaitu kah, lah, tah, dan pun. Sementara dalam bahasa Jepang jumlah partikel sangat banyak. Selain itu juga masing-masing partikel di dalam bahasa Jepang memiliki fungsi dan makna yang sangat berbeda. Sehingga sulit untuk memahami partikel dalam bahasa Jepang. Ada perbedaan pendapat dalam pengelompokkan jenis partikel. Ada yang mengelompokkan partikel menjadi empat jenis dan ada juga yang mengelompokkan menjadi enam jenis. Para ahli yang mengelompokkan menjadi empat jenis menyebutkan kakujoshi, setsuzokujoshi, fukujoshi, shuujoshi sebagai jenis-jenis partikel. Sedangkan para ahli yang mengelompokkan partikel menjadi enam jenis menambahkan kantoujoshi dan kakarijoushi sebagai partikel selain keempat jenis partikel tersebut. Kakujoshi adalah partikel yang menyatakan hubungan satu bagian kalimat dengan kalimat yang lain. Setsuzokujoshi adalah partikel yang berfungsi untuk menghubungkan bagianbagian kalimat. Fukujoshi adalah partikel yang bisa menambah arti kata lain yang menyatakan suatu pertanyaan, larangan, seruan, rasa haru, dan lain-lain. Shuujoshi adalah partikel yang digunakan pada akhir kalimat. Dalam kalimat bahasa Jepang partikel ni, de dan wo memiliki beberapa fungsi dan cara penggunaanya, sebagai berikut : -. Partikel ni memiliki fungsi untuk menunjukkan waktu, melakukan sesuatu, menunjukkan objek suatu aktivitas, menunjukkan bagi atau terhadap sesuatu, menunjukkan pelaku atau suatu hal darimana di dapat, menunjukkan hasil dalam suatu perubahan, menunjukkan suatu perubahan atau mengubah sesuatu, dan menunjukkan terhadap berhubungan dengan apa. -. Partikel de memiliki fungsi untuk menunjukkan alat, sebab akibat, waktu, hubungan, menunjukkan untuk membuat, menunjukkan lalu, menunjukkan akibat, dan menunjukkan batas waktu. -. Partikel wo memiliki fungsi untuk menunjukkan objek suatu perubahan, menunjukkan suatu jabatan khusus, menyatakan menyuruh, dan menyatakan isi dari perbuatan. Dalam bahasa Jepang, ada 3 macam partikel yang di pakai untuk menyatakan suatu tempat yaitu, partikel ni, de dan wo yang semuanya termasuk ke dalam kelompok kakujoshi. Partikel ni, de dan wo di pakai setelah nomina yang menyatakan tempat. Dalam partikel ni,de dan wo dalam bahasa Indonesia memiliki arti yang sama yaitu di. Tetapi bagi siswa tingkat dasar yang baru pertama kali belajar bahasa Jepang, dalam pemakain partikel-partikel tersebut terasa sangat sulit. Hal ini di karenakan ada beberapa perbedaan yang menjadi dasar pemakain partikel-partikel tersebut. Partikel ni, de dan wo juga digunakan untuk menyatakan tempat diantaranya menyatakan tempat untuk menyatakan tempat beradanya seseorang, binatang, atau benda-benda lainnya, Menyatakan tempat dilakukannya suatu aktivitas dan menyatakan tempat yang dilalui dan di sertai dengan pergerakan aktivitas dan untuk tempat titik tolak dari verba intransitive.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectKakujoshien_US
dc.subjectPartikel nien_US
dc.subjectPartikel deen_US
dc.subjectPartikel woen_US
dc.titlePenggunaan Partikel Ni, De dan Wo yang Menyatakan Tempat Dalam Bahasa Jepangen_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record