Show simple item record

dc.contributor.advisorLubis, Ria Masniari
dc.contributor.advisorSantosa, Heru
dc.contributor.authorSirait, Rosita
dc.date.accessioned2015-06-08T03:00:35Z
dc.date.available2015-06-08T03:00:35Z
dc.date.issued2015-06-08
dc.identifier.otherZulhelmi
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/46919
dc.description091000226en_US
dc.description.abstractPerkawinan dini adalah perkawinan yang dilakukan oleh perempuan usia remaja yaitu usia 10-19 tahun. Perkawinan dini dapat menimbulkan masalah pada masa kehamilan, persalinan dan pada bayi yang dilahirkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan tentang dampak perkawinan dini pada kehamilan dan persalinan dengan sikap remaja putri terhadap perkawinan dini di SMP Budi Utomo Kecamatan Bandar Huluan Kabupaten Simalungun tahun 2012. Jenis penelitian adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional.Populasi adalah seluruh siswa putri SMP Budi Utomo yang berjumlah 149 orang. Sampel adalah seluruh siswa putri kelas VII dan VIII yang berjumlah 104 orang. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah Chi-Square dengan α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan siswa putri yang berpengetahuan baik sebanyak 5 orang (4,8%) dan berpengetahuan kurang sebanyak 99 orang (95,2%). Siswa putri yang memiliki sikap baik sebanyak 7 orang (6,7%) dan yang kurang baik sebanyak 97 orang (93,3%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan nilai p=0,035. Kesimpulan penelitian menunjukkan ada hubungan antara pengetahuan tentang dampak perkawinan dini pada kehamilan dan persalinan dengan sikap remaja putri terhadap perkawinan dini. Disarankan agar pihak sekolah memberikan materi tentang dampak perkawinan dini pada kehamilan dan persalinan dalam pelajaran Biologi dan ada kerjasama antara pihak sekolah, orangtua siswa dengan puskesmas setempat dalam memberikan informasi tentang dampak perkawinan dini agar mereka menghindari perkawinan dini.en_US
dc.description.abstractEarly marriage is a marriage performed by the teen-age woman aged 10-19 years. Early marriage can cause problems during pregnancy, childbirth and at the baby born. This study aims to determine the relationship of knowledge about the impact of early marriage in pregnancy and childbirth with the young girls attitude of early marriage in SMP Budi Utomo, Bandar Huluan District, Simalungun Regency in 2012. This type of research is the descriptive research with the cross sectional. The research population is the entire female students, amounting to 149 people. The sample were all female students with the seventh and eighth class, amounting 104 people. Statistical test used in this study is the Chi-Square with α=0.05. The results showed female students who have good knowledgeable about 5 people (4.8%) and less knowledgeable as many as 99 people (95.2%). Female students who have good attitude as many as 7 people (6.7%) and poor attitude as many as 97 people (93.3%). The Chi-Square test results show the value of p=0.035. Conclusion of this study showed relationship between the knowledge of the impact of early marriage in pregnancy and childbirth with the young girls attitude of early marriage. It is recommended to the school for giving informationabout the impact of early marriage on pregnancy and childbirth in Biologi, hope that the school, student’s parents cooperate with local health officials to conduct outreach for female students about the impact of early marriage on pregnancy and childbirth and avoid the early marriage.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectKnowledgeen_US
dc.subjectAttitude and The Impact of Early Marriageen_US
dc.titleHubungan Pengetahuan Tentang Dampak Perkawinan Dini pada Kehamilan dan Persalinan dengan Sikap Remaja Putri Terhadap Perkawinan Dini di SMP Budi Utomo Kecamatan Bandar Huluan Kabupaten Simalungun Tahun 2012en_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record