Show simple item record

dc.contributor.advisorHayat, Muhammad
dc.contributor.authorMauliana
dc.date.accessioned2015-05-19T01:46:05Z
dc.date.available2015-05-19T01:46:05Z
dc.date.issued2015-05-19
dc.identifier.otherlili nasution
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/46329
dc.description090200011en_US
dc.description.abstractPT. Tunggul Ulung Makmur (PT.TUM) berkantor Jl.Hang Jebat No.4 Kijang Kota Bintan Timur Kabupaten Bintan, Propinsi Kepulauan Riau.PT.TUM melakukan perjanjian kerjasama dengan PT.Usaha Bintan Bersama Sejahtera (PT.UBBS) yang berlamatdi komplek Inti Batam Business & Industrial Park Blok D, No.1-4 Sei.Panas, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau. Keduanya melakukan perjanjian kerjasama , tahap pertama tanggal 10 juni 2009 PT.TUM member 140 ha biji bouksit kepada PT.UBBS untuk d ekspor. Kemudian tanggal 21 desember 2009 PT.TUM mengadendum perjanjian mereka dengan menambah luas tambangan biji bouksit seluas 30 ha kepada PT.UBBS. Tahap kedua,tanggal 18 Mei 2010 didesa temborak diperluas lagi menjadi 87,9 ha. Dengan perjanjian PT.UBBS harus membayar fee USD 6,7/ton. Total hasil tambang biji bouksit yang di tambang PT.UBBS yaitu: 1.656.107,80M/T x USD 6,7 = USD 11.095.922,26. Jadi total yang haruss d bayar PT.UBBS adalah USD 11.095.922,26. Kemudian PT.UBBS telah membayar kepada PT.TUM sejumlah USD 8.512.223,66. Jadi utang PT.UBBS sejumlah USD 2.396.812,7. PT.TUM telah melayangkan surat peringatan (somasi) tertanggal 09 januari 2013 untuk membayar paling lambat tanggal 15 januari 2013 namun tidak di penuhi oleh PT.UBBS. PT.TUM mengalihkan (cessie) utang PT.UBBS kepada Maswadi sebesar 10% dari hutang PT.UBBS yaitu:USD 239.681,27. Kemudian PT.TUM mengalihkan lagi kepada Yanto sebesar 10% dari hutang PT.UBBS yaitu: USD 239.681,27. PT.TUM mempunyai hutang kepada Maswadi dan Yanto oleh karena itu PT.TUM mengalihkan utang PT.UBBS. sehingga hutang PT.UBBS kepada PT.TUM adalah USD 1.917.450,16 jika dirupiahkan maka hutang PT.UBBS kepada PT.TUM adalah Rp.22.127.273.846,4 ditambanh keuntungan yang dapat diperoleh PT.TUM tahun 2012/2013 masing-masing 7,25% sehingga USD.1.917.450,16 x 7,25% =USD 139.015,14 Dirupiahkan menjadi Rp.3.208.469.431,2 . maka jumlah hutang PT.UBBS kepada PT.TUM yaitu Rp.22.127.374.846,4 + Rp. 3.208.469.431,2 = total Rp.25.335.844.277,6 ,- Kepada Maswadi 10% x USD 2.396.812,7 =USD 239.681,27 dirupiahkan menjadi Rp. 2.765.921.855 ,- . kepada Yanto 10% x USD 2.396.812,7 = USD.239.681,27. Dirupiahkan menjadi Rp. 2.765.921.855 ,- Jadi hutang PT.UBBS yaitu kepada PT.TUM Rp.25.335.844.277,6 ,-. Kepada Maswadi Rp.2.765.921.855,- . kepada Yanto Rp.2.765.921.855. PT.TUM memohonkan pailit PT.UBBS kepada Pengadilan Niaga Medan dengan alasan bahwa hutang PT.UBBS sudah jatuh tempo dan sudah dapat di tagih , kemudian PT.TUM beralasan bahwa kreditur PT.UBBS lebih dari dua, sehingga PT.TUM beranggapan layak memohonkan pailit PT.UBBS. Namun pada persidangan PT.UBBS mengemukakan dalil yang pada pokoknya bahwa PT.TUM lah yang berkewajiban melakukan kewajiban pembayaran sejumlah Universitas Sumatera Utara Rp.US$3,292M737,63. Dikarenakan kelebihan bayar akibat PT.TUM tidak melaksanakan ini perjanjian bahwa kadar biji bauksit tidak sesuai dengan isi perjanjian. Hakim dalam pertimbangannya juga mengikuti ketentuan BAB I Pasal 1 angka 2 Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004, dimana yang dimaksud dengan kreditur adalah orang yang mempunyai piutang kerena perjanjian atau undang-undang,yang dapat ditagih dimuka pengadilan. Sedangkan debitur menurut ketentuan Pasal 1 angka 3undang-undang tersebut menjelaskan bahwa yang dimaksud dengan debitur adalah orang yangmempunyai utang karena perjanjian atau undang-undang yang pelunasannya dapat ditagih dimukapengadilan.Sementara utang adalah kewajiban yang dinyatakan atau dapat dinyatakan dalam jumlah,baik dalam mata uang Indonesia maupun mata uang asing, baik secara langsung maupun yang akan timbul di kemudian hari yang timbul karena perjanjian atau undang-undang dan yang wajibdipenuhi oleh debitur dan bila tidak dipenuhi memberi hak kepada kreditur untuk mendapat pemenuhannyadari harta kekayaan debitur. Mengenai kedudukan Maswadi dan YantoNdey sebagai kreditur lainnya, yang dimajukan oleh PT. TUM, hakim mengambil pertimbangan bahwa untuk membuktikan dalilnya, tersebut PT. TUM menyerahkan dan memindahkan hak (cessi) sebesar 10% (sepuluh persen) pada PT. UBBS,yakni sebesar USD.239.681,-( dua ratus tiga puluh sembilan ribu enam ratus delapan puluh satu dollar amerika) kepada Maswadi dan juga memindahkan tagihan sebesar 10 % (sepuluh persen) pada PT. UBBS, yakni sebesar USD. 239.681,- (dua ratus tiga puluh sembilan ribu enam ratus delapan puluh satu dollar amerika) kepada Yanto Ndey, yang mana kedua pengalihan piutang (cessie) tersebut, kemudian telah diberitahukan oleh PT. TUM kepada PT. UBBS. Dalam amar putusannya, majelis hakim menetapkan bahwa permohonan pailit yang diajukan PT. TUMuntuk mempailitkan PT. UBBSdikarenakan adanya sejumlah hutang yang belum dibayar dan sudah jatuh tempo ditolak oleh hakim dan permohonan tersebut dinyatakan tidak berlaku. Penolakan tersebut menurut hakim dikarenakan tidak lengkapnya unsur-unsur yang dapat mempailitkan PT. UBBS dikarenakan PT. TUM tidak mampu menujukkan bukti bahwa PT. UBBS memiliki lebih dari 2 kreditur dan pembuktian sederhana dari hutang PT. UBBS tidak mampu dibuktikan oleh PT. TUM. Maka dari itu permohonan pailit yang diajukan PT. TUM terhadap PT. UBBS dinyatakan ditolak dan hakim menghukum PT. TUM untuk membayar biaya perkara ini sejumlah Rp. 211.000,- (dua ratus sebelas ribu rupiah). Universitasen_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectPailiten_US
dc.titleAnalisa Putusan Pailit Nomor 08/Pailit/2013/PN.NIAGA.Mdnen_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record