Show simple item record

dc.contributor.advisorBakti, Darma
dc.contributor.advisorAshar, Taufik
dc.contributor.authorSaragih, Syafrida Hanim
dc.date.accessioned2015-05-18T04:36:49Z
dc.date.available2015-05-18T04:36:49Z
dc.date.issued2015-05-18
dc.identifier.otherZulhelmi
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/46317
dc.description117032179en_US
dc.description.abstractDemam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti banyak ditemukan di daerah beriklim tropis dan subtropis. Faktor yang memengaruhi penyakit DBD adalah faktor iklim. Prevalensi DBD di Indonesia menempati urutan kedua dari sepuluh penyakit rawat inap di Rumah Sakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh keadaan iklim lingkungan terhadap kejadian DBD di Kota Medan. Metode penelitian ini adalah studi ekologi komparasi multi group. Objek penelitian adalah seluruh data iklim kota Medan yang tercatat di Stasiun Klimatologi Sampali Medan dan data kasus DBD yang tercatat di bidang Pengendalian Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Medan. Analisis data menggunakan uji regresi linier ganda. Hasil penelitian menunjukkan variabel iklim di Kecamatan Medan Barat yaitu temperatur udara (p=0,000),variabel iklim di Kecamatan Medan Perjuangan yaitu temperatur udara (p=0,012), kelembaban udara (p=0,007) memiliki pengaruh terhadap kejadian DBD. Sedangkan tidak ada variabel iklim di Kecamatan Medan Tuntungan yang berpengaruh terhadap kejadian DBD. Di Kecamatan Medan Barat variabel curah hujan (p=0,447), kelembaban udara (p=0,058), kecepatan angin (p=0,165), di Kecamatan Medan Perjuangan variabel curah hujan (p=0,871), kecepatan angin (p=0,875) yang tidak memiliki pengaruh terhadap kejadian DBD. Variabel yang dominan berpengaruh terhadap kejadian DBD di Kecamatan Medan Barat adalah kecepatan angin dengan nilai koefisien (Exp.β) -2,943. Di Kecamatan Medan Perjuangan kelembaban udara dengan nilai koefisien (Exp.β) 0,512. Disarankan kepada Program Pengendalian Masalah Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Medan, agar melaksanakan kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) pada bulan Mei, Juni, Juli di Kecamatan Medan Barat, Medan Perjuangan dan Medan Tuntungan mengingat pada bulan tersebut kejadian Demam Berdarah Dengue meningkat.en_US
dc.description.abstractDengue Hemorrhagic Fever (DHF) is a contagious disease which is caused by dengue virus and infected through Aedes aegypti mosquitoes; this kind of mosquitoes is mostly found in the tropical and subtropical regions. One of the factors which cause hemorrhagic fever is climate. The prevalence of DHF in Indonesia ranks second to ten of inpatient illness in hospitals. The aim of the research was to analyze the influence of climate on the incidence of DHF in Medan. The research used comparative ecology study of multi group method. The object of the research was all climatologic data in Medan listed in Sampali Climatology Station Medan and the data of DHFcases found in the field of Controlling Health Problems at Healthy Department of the city of Medan. The data were analyzed by using multiple linear regression tests. The result of the research showed that the variable of air temperature (p=0.000) in Medan Barat Subdistrict and the variables of air temperature (p=0.012) and humidity (p=0.007) in Medan Perjuangan Subdistrict had influence on the incident of DHF, while there was no variable of climate in Medan Tuntungan Subdistrict which influenced the incident of DHF. The variables of rainfall (p=0.447), humidity (p=0.058) and the velocity of wind (p=0.165) in Medan Barat Subdistrict and the variables of rainfall (p=0.871) and the velocity of wind (p=0.875) in Medan Perjuangan Subdistrict did not have any influence on the incident of DHF. The result of dominant variable showed that the influence on the incident of DHF in Medan Barat Subdistrict was velocity of wind with coefficient value (Exp.β) of -2.943. The variable which had the most dominant influence on the incident of DHF in Medan Perjuangan Subdistrict was humidity with coefficient value (Exp.β) of 0.512. Is suggested to Program Operation Problem Healthy Department of the city Medan, executing activity Eradication of Den Mosquito (PSN) in May, June, July in District of Medan Baratt, Medan Perjuangan and Medan Tuntungan remember the in occurence of Dengue mount.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectDengue Hemorrhagic Feveren_US
dc.subjectClimateen_US
dc.titlePengaruh Keadaan Iklim terhadap Kejadian Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Medanen_US
dc.typeMaster Thesesen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record