USU-IR Home    USU Library        Feedback

USU Institutional Repository » Student Papers (SP) » Agriculture » SP - Forestry »

Please use this identifier to cite or link to this item:

http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/45466


Title: Above Ground Biomass (AGB) pada tegakan Sawit (Elaeis guineensis Jacq.) Di Kabupaten Langkat
Authors: Purba, Kepler Dopler
Advisors: Rahmawaty
Riswan
Issue Date: 13-Apr-2015
Abstract: Pemanasan global disebabkan meningkatnya konsentrasi karbon di atmosfir bumi yang melampau konsentrasi alamiahnya. Salah satu upaya pengurangan gas rumah kaca adalah adanya pohon atau tanaman penyerap karbon. Informasi tentang kandungan karbon suatu vegetasi atau tegakan hutan dapat diperoleh dengan menduga biomasa vegetasi tersebut. Teknologi penginderaan jauh serta Sistem Informasi Geografis dirasa cukup memadai dalam memberikan informasi yang dibutuhkan secara cepat dan lengkap dengan tingkat ketelitian yang memadai dan biaya yang relatif murah. Kabupaten Langkat memiliki luas areal kebun sebesar 113725.241 ha. Cadangan karbon di atas permukaan tanah pada tegakan Elaeis guineensis Jacq. di areal Kebun Kelapa Sawit Kabupaten Langkat memiliki nilai karbon tertinggi 68.84 ton/ha tergolong cukup baik. Model yang dikembangkan menggunakan pendekatan statistik berdasarkan hubungan antara digital number dan indek vegetasi diperoleh dari penginderaan jauh, dan kandungan karbon diukur dari plot contoh. Hasil penelitian menunjukkan model yang terbaik diperoleh dari Landsat ETM5 yaitu Y = 38.39 + 26.24*NDVI dengan koefisien determinasi 49.14%.. Dengan demikian indeks vegetasi NDVI merupakan indeks yang paling baik digunakan untuk mengestimasi karbon di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara
Abstract (other language): Global warming is caused by the increasing of carbon consentration in the atmosphere beyond its natural consentration. One of the efforts to reduce greenhouse gases is by presenting plants or plants which absorb carbon. The information about the carbon content of the vegetation or forest stands can be obtained by guessing vegetation biomass. The technology of remote sensing and Geographic Information Systems are considered adequate to give the required information quickly and completely with an adequate level of accuracy and relatively low cost. Langkat District has 113725.241 ha wide of a total area of graden area. Carbon stocks in above-ground on Elaeis guineensis Jacq stand. In area of palm plantation of Langkat District has 68.84t/ha of the highest carbon value which is quite good. The model was developed using statistical approach based on the relation of between digital numbers and vegetation index derived from remot sensing and carbon content which is measured of plot sample. The result of the research showed the best model which was obtained from Landsat ETM 5 is Y = 38.39 + 26.24 * NDVI with determination coefficient 49.14% . Thus the index of vegetation NDVI is the best index used to estimate carbon in Langkat, North Sumatra.
Keywords: Elaeis guineensis Jacq
Karbon
Model
NDVI
URI: http://repository.usu.ac.id/handle/123456789/45466
Appears in Collections:SP - Forestry

Files in This Item:

File Description SizeFormat
Cover.pdfCover597.25 kBAdobe PDFView/Open
Abstract.pdfAbstract465.98 kBAdobe PDFView/Open
Chapter I.pdfChapter I468.48 kBAdobe PDFView/Open
Chapter II.pdfChapter II520.5 kBAdobe PDFView/Open
Chapter III-V.pdfChapter III-V6.81 MBAdobe PDFView/Open
Reference.pdfReference456.26 kBAdobe PDFView/Open
Appendix.pdfAppendix753.18 kBAdobe PDFView/Open
 

Items in USU-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.