Show simple item record

dc.contributor.authorEsron Sinagaen_US
dc.date.accessioned2010-03-19T10:29:53Z
dc.date.available2010-03-19T10:29:53Z
dc.date.issued2007-08-01T00:00:00Zen_US
dc.identifier.otherAdministratoren_US
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/4538
dc.descriptionD0400243en_US
dc.description.abstractPembangunan masyarakat secara menyeluruh harus dibarengi dengan keinginan masyarakat itu sendiri untuk memperbaiki taraf hidup. Dengan perkataan lain masyarakat harusnya menjadi subjek pembangunan bukan hanya menjadi objek pembangunan. Dalam pembangunan sering terjadi masyarakat tidak diperhatikan dan dilibatkan dalam proses pembangunan itu. Pengamatan yang lebih mendalam pada penyelenggaraan pembangunan di pedesaan, sering terjadi inisiatif lokal dikalahkan oleh tuntutan dari ?atas? dan terpaksa mengikuti program atau proyek dari pusat. Salah satu sebab timbulnya masalah tersebut, karena desa/kelurahan sebagai objek berbagai pelaksanaan program dan proyek sektoral, inpres atau subsistem dari pembangunan daerah dan nasional, sehingga inisiatif lokal dan potensi partisipasi larut dalam tuntutan pembangunan tersebut, oleh Esron Sinagaen_US
dc.language.isoiden_US
dc.titlePengaruh Proyek Pemberdayaan Kecamatan Terpadu (P2KT) Terhadap Pembangunan Desa Di Kecamatan Dolok..en_US
dc.typeMaster Thesesen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record