Show simple item record

dc.contributor.advisorHeldy B Z, Rusmalawaty
dc.contributor.authorHandayani, Permata Sari Handayani
dc.date.accessioned2015-01-26T03:06:29Z
dc.date.available2015-01-26T03:06:29Z
dc.date.issued2015-01-26
dc.identifier.otherEra Salida
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/43333
dc.description111021063en_US
dc.description.abstractJamkesmas adalah pelayanan kesehatan yang biayanya ditanggung oleh pemerintah serta jaminan kesehatan yang dapat digunakan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan di puskesmas secara gratis. Penduduk Sumatera Utara sebanyak 12.937.868 jiwa, sedangkan sasaran Jamkesmas di Sumatera Utara Tahun 2012 hanya 4.124.247 jiwa. Jenis penelitian ini adalah survei dengan tipe explanatory research yang bertujuan untuk menjelaskan pengaruh faktor predisposisi (pendidikan, pengetahuan, sikap, dan persepsi), faktor pemungkin (jarak, kepemilikan Jaminan Kesehatan), faktor penguat (sikap petugas kesehatan yakni perawat dan dokter) terhadap pemanfaatan pelayanan kesehatan oleh peserta Jamkesmas di Puskesmas Medan Helvetia Tahun 2013. Populasi adalah seluruh peserta Jamkesmas yang terdaftar di Puskesmas Medan Helvetia, yaitu sebanyak 19.409 jiwa. Sampel diambil 99,99 digenapkan menjadi 100 responden diambil dengan teknik cluster random sampling. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan dari 100 responden, Sebanyak 81 responden (81,0%) memanfaatkan pelayanan kesehatan ke puskesmas Medan Helvetia dan 19 responden (19,0%) tidak memanfaatkan pelayanan kesehatan ke Puskesmas Medan Helvetia. Berdasarkan uji bivariat dalam penelitian ini menunjukkan bahwa variabel pengetahuan (p=0,001), sikap (p=0,003), dan persepsi (p=0,002), jarak (p=0,035) dan kepemilikan jaminian kesehatan (p=0,022) ada hubungan atau pengaruh terhadap pelayanan kesehatan oleh peserta Jamkesmas, sedangkan berdasarkan uji multivariat variabel pengetahuan mempunyai nilai Exp (B) sebesar 21,482, merupakan model terbaik untuk menentukan determinan terhadap pemanfaatan pelayanan oleh peserta Jamkesmas di Puskesmas Medan Helvetia. Berdasarkan hasil penelitian, diperlukan upaya untuk meningkatkan upaya pengetahuan peserta Jamkesmas, prosedur pelayanan dan pelayanan yang diberikan di pelayanan kesehatan oleh peserta Jamkesmas baik melalui sosialisasi di rumah-rumah maupun di Puskesmas. Upaya mendekatkan pelayanan dokter dan perawat dengan peserta Jamkesmas juga sangat diperlukan. Memberikan pelayanan kepada peserta Jamkesmas yang tidak mampu saja, menyediakan sarana dan obat-obatan agar peserta Jamkesmas tidak merasa kesulitan dalam mendapatkan pelayanan kesehatan ketika sakit, serta memberikan pelayanan yang sama dengan peserta yang lainnyaen_US
dc.description.abstractJamkesmas (Public Health Insurance) is a health service whose operational cost is borned by the government and a health insurance that can be used to a free health service at Puskesmas (Community Health Center). The population of Sumatera Utara Province is 12,937,868 people while the target of Jamkesmas in Sumatera Utara Province in 2012 was only 4,124,247 people. The purpose of this explanatory survey study was to describe the influence of the factor of predisposition (education, knowledge, attitude and perception), enabling factor (distance and ownership of Health Insurance), and reinforcing factor (the attitude of the health workers such as nurses and doctors) on the utilization of the health service by the members of Jamkesmas registered at Puskesmas Medan Helvetia in 2013. The population of this study was all of the 19,409 members of Jamkesmas registered at Puskesmas Medan Helvetia, and 99.99 which was rounded to 100 of them were selected to be the respondents for this studythrough cluster random sampling technique. The primary data were obtained through questionnaire-based interview. The data obtained were analyzed through logistic regression test. The result of this study showed that of the 100 respondents, 54 (54%) did utilize and 46 (46%) did not utilize the health service provided by Puskesmas Medan Helvetia. The result of bivariate test showed that the variables of knowledge (p = 0.001), attitude (p = 0.003), perception (p = 0.002), distance (p = 0.035), and the ownership of health insurance (p = 0.002) had relationship with or influence on the use of health service by the members of Jamkesmas. The result of multivariate test showed that the value Exp (B) of the variable of knowledge was 21.482 and this was the best model to determine the determinant of the use of the use of health service by the members of Jamkesmas at Puskesmas Medan Helvetia. It is suggested that the effort to improve the knowledge of the members of Jamkesmas and the procedure of service and the service provided for the members of Jamkesmas at the Puskesmas or through the door-to-door socialization. The effort to juxtapose the service provided by the doctors and nurses and what needed by the members of Jamkesmas is also very important to do. It is also suggested to provide the service only for the poor members of Jamkesmas, to provide health facilities and medications that it is not hard for the members of Jamkesmas to get health service when they are sick, and to provide the same service to the other members.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectPeserta Jamkesmasen_US
dc.subjectPemanfaatan Pelayanan Kesehatanen_US
dc.titleDeterminan Pemanfaatan Pelayanan Kesehatan Oleh Peserta Jamkesmas Di Puskesmas Medan Helvetia Tahun 2013en_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record