Show simple item record

dc.contributor.advisorLubis, Syahron
dc.contributor.advisorTou, Asruddin B
dc.contributor.authorNasution, Susi Masniari
dc.date.accessioned2015-01-20T02:00:16Z
dc.date.available2015-01-20T02:00:16Z
dc.date.issued2015-01-20
dc.identifier.otherFranz
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/43158
dc.description127009041en_US
dc.description.abstractThere are three objectives of this study. First, to describe the experiential variation of translational text fo and in Mangupa in Mandailing language into English. Second, to express the meaning of the experiential variation in context as the realization of the act of translational semiotic. Third, to describe the contextual factors suporting the experiential variation. The research methode used is descriptive qualitative method. The data taken from the translated text of Mangupa from Mandailing into English by Syahron Lubis. The data analysed are clauses consisting of 22 paragraphs and 37 traditional poetry. It classified into 98 clauses consisting of 88 texts and 10 traditional poetry. The theory used are systemic functional linguistics and translational approach. The result of study are : there are 61,22% experiential variation expressed low variation; the experiential variation realized by process, the cultural gap and difference of language system; contextual factors supporting the experiential variation caused by the shift occured in the translation process such as the structural shift.en_US
dc.description.abstractPenelitian ini memiliki tiga tujuan utama. Pertama, untuk mendeskripsikan variasi eksperensial teks translasional yang direalisasikan oleh dan di dalam teks Mangupa bahasa Mandailing – Inggris. Kedua, mengungkapkan makna variasi eksperensial teks translasional tersebut dalam konteksnya sebagai perealisasi tindak translasional (tindak komunikasi semiotik translasional). Ketiga, mendeskripsikan faktor kontekstual yang mendorong terjadinya variasi eksperensial. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini berasal dari teks translasional bahasa Mandailing dengan Inggris oleh Syahron Lubis (2009), teks Mangupa yang terdiri 22 paragraf dan 37 pantun kemudian direalisasikan ke dalam bentuk satuan-satuan klausa menjadi 98 data klausa yang terdiri 88 teks dan 10 pantun Mangupa. Analisis data didasarkan teori linguistik sistemik fungsional. Berdasarkan analisis data diperoleh hasil bahwa 1) 61,22% data menunjukkan variasi keluasan makna pengalaman antara T1 dan T2 pada teks Mangupa adalah rendah, 2) makna variasi eksperensial rendah teks translasional tersebut dalam konteksnya sebagai perealisasi tindak translasional (tindak komunikasi semiotik translasional) adalah suatu makna pengalaman yang direalisasikan dalam kategori aktivitas/ proses, variasi ini dikelompokkan berdasarkan kategori proses dari klausa – klausa dalam data, kategori proses ini mengalami variasi realisasi terutama dalam T2 yang disebabkan jarak budaya dan perbedaan sistem bahasa, 3) Faktor kontekstual yang mendorong variasi eksperensial rendah adalah perbedaan sistem bahasa dan budaya yang selanjutnya menyebabkan bergesernya makna yang diterjemahkan kadang-kadang tidak sepadan/sesuai dengan makna asli teks sumbernya (T1) seperti terdapat perubahan struktural maupun perubahan lainnya.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectexperiential variationen_US
dc.subjectsystemic functional linguisticsen_US
dc.subjecttranslationalen_US
dc.subjectmangupaen_US
dc.titleVariasi Eksperensial Teks Translasional Mangupa Bahasa Mandailing – Inggrisen_US
dc.typeMaster Thesesen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record