Show simple item record

dc.contributor.advisorBahri, Samsul
dc.contributor.authorSiregar, Sherley Yohanna
dc.date.accessioned2015-01-06T05:07:52Z
dc.date.available2015-01-06T05:07:52Z
dc.date.issued2015-01-06
dc.identifier.otherMuswita Widya Rahma
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/42973
dc.description100406070en_US
dc.description.abstractCity life can’t be apart from social life, especially in Medan. People who are living in urban areas (Urban Society) has an individual character, highly competitive, open-minded, able to take care of themselves, have a rational way of thinking, which causes interactions are more based on interest factor rather than personal factors. The term of “work hard, play hard” is the terms that reflect in urban society. The higher the working hours, then the more they will earn. Since their quality of life increases, they also want something with the most excellent quality to support their luxury lifestyle. This kind of society is included and belongs to the upper middle class with an upper class lifestyle. This Urban High-end Lifestyle is defines the meaning of Urban itself, “fast-paced urban lifestyle”, So that is how simple, modern, luxury and functional design applied to the building. The building provides equipped facilities for the upper middle class according to their needs, without having to make them leave their apartment. Taking Metaphors Architecture concept which adopting the shape of a diamond on the building, which means diamond is an object of human desire because of its beauty, prestige, and its popularity that are identical to the upper middle class.en_US
dc.description.abstractKehidupan kota tidak luput dengan kehidupan sosial masyarakat, khusunya di Kota Medan. Masyarakat yang hidup di kawasan perkotaan (masyarakat urban) memiliki karakter individual, berdaya saing tinggi, berpikiran terbuka, dapat mengurus diri sendiri, memiliki jalan pikiran rasional yang menyebabkan inetraksi-interaksi yang terjadi lebih didasarkan pada faktor kepentingan daripada faktor pribadi. Istilah “work hard, play hard” merupakan istilah yang melekat pada masyarakat perkotaan, semakin tinggi jam kerja mereka, maka akan semakin banyak pula penghasilan yang akan mereka dapatkan. Dengan meningkatnya kualitas hidup mereka, maka mereka juga menginginkan sesuatu dengan kualitas yang paling baik untuk mendukung gaya hidup mewah mereka. Masyarakat inilah yang termasuk dalam golongan masyarakat menengah atas dengan gaya hidup kelas atas. Urban High-end Lifestyle ini menganut pengertian Urban sendiri yaitu, “gaya hidup orang perkotaan yang serba cepat”, Maka diterapkan bangunan yang simpel, modern, mewah dan fungsional. Disertai fasilitas-fasilitas untuk masyarakat menengah atas yang lengkap sesuai dengan kebutuhan mereka, tanpa harus membuat mereka meninggalkan apartemennya. Mengambil konsep Arsitektur Metafora perwujudan sebuah berlian terhadap bangunan, dengan alasan berlian merupakan benda idaman setiap manusia karena keindahan, kemahalan, kepopulerannya dan sangat identik dengan kelas menengah atas.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectUrban Scoietyen_US
dc.subjectSocial Lifeen_US
dc.subjectHigh-End Lifestyleen_US
dc.subjectDiamonden_US
dc.subjectMedan Cityen_US
dc.titleUrban High-End Lifestyle, Landmark Dari Kemegahan dan Kemewahan Gaya Hidup Masyarakat Perkotaan di Kota Medanen_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record