Show simple item record

dc.contributor.authorPrabudi, M Oky
dc.contributor.authorNasution, Syamsul A
dc.contributor.authorM. Fahdhy
dc.contributor.authorLubis, Rushakim
dc.contributor.authorEdianto, Deri
dc.contributor.authorM.Yusuf
dc.date.accessioned2014-12-12T02:23:35Z
dc.date.available2014-12-12T02:23:35Z
dc.date.issued2014-12-12
dc.identifier.otherFranz
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/42781
dc.descriptionManuskrip KADAR MALONDIALDEHID (MDA) PADA KEJADIAN DISMENORE PRIMERen_US
dc.description.abstractTujuan: Untuk mengetahui perbedaan kadar MDA pada remaja usia menarche yang mengalami dismenore primer dan tanpa dismenore primer. Metode: Penelitian ini menggunakan rancangan kasus kontrol dengan metode pendekatan analitik komparatif dan analitik korelatif. Analisis variabel dilakukan dalam bentuk bivariat. Subjek adalah pelajar SD dan SLTP di sekolah Al-Ulum Terpadu dan MTsS Al-Washliyah di Medan. Semua remaja perempuan yang telah haid selama 6-12 bulan sejak menarche pertama kali dan mendapatkan persetujuan orangtua diikutkan dalam penelitian ini. Sampel dieksklusi bila dari anamnesis pernah atau sedang menderita penyakit diabetes mellitus berdasarkan kuisioner diabetes mellitus dari departemen kesehatan, dan bila anak mendapat terapi steroid jangka panjang atau datanya tidak lengkap. Seluruh sampel yang memenuhi syarat menjalani pemeriksaan kadar lipid urin. Hasil: Kadar MDA pada kelompok dismenore primer adalah 10,95 (SD = 4,408) meningkat hampir tiga kali lipat bila dibandingkan dengan kadar MDA pada kelompok tanpa dismenore primer yaitu 3,85 (SD = 2,017). Kesimpulan: Terdapat perbedaan bermakna antara kadar MDA kelompok dismenore primer dan tanpa dismenore primer (p<0,05). Kadar MDA pada kelompok dismenore primer lebih tinggi dibandingkan kadar MDA pada kelompok tanpa dismenore primer.en_US
dc.description.abstractObjective: To determine differences in MDA levels in menarche age adolescents with and without primary dysmenorrhea Methods: The study used a case control design with comparative analytical approach method and correlative analysis. The analysis carried out in the form of bivariate variables. Subjects were students at the elementary and junior high schools and the Integrated Al-Ulum Al-Washliyah MTsS in Medan. All the girls who have been menstruating for 6 -12 months since menarche and have obtained parental consent were included in this study. Samples were excluded if from history or are still suffering from diabetes mellitus based on questionnaires from the health department, and when the subjects got long-term steroid therapy or incomplete data. The entire eligible sample underwent urine lipid levels examination Results: MDA levels in primary dysmenorrhea group was 10.95 (SD = 4.408), increased almost three-fold when compared with the levels of MDA in the group without primary dysmenorrhea is 3.85 (SD = 2.017). Conclusion: MDA levels in primary dysmenorrhea group was thrice higher than the levels of MDA in the group without primary dysmenorrhea. There is a significant difference between the MDA levels in primary dysmenorrhea and without primary dysmenorrhea groups (p <0.05).en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectDysmenorrheaen_US
dc.subjectPrimaryen_US
dc.subjectMalondialdehydeen_US
dc.subjectProstaglandinen_US
dc.titleKadar Malondialdehid (MDA) Pada Kejadian Dismenore Primeren_US
dc.typeLecture Papersen_US


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record