Show simple item record

dc.contributor.advisorGarliah, Lili
dc.contributor.authorHarahap, Sri Rahmi Wahyuningsih
dc.date.accessioned2014-12-04T05:52:52Z
dc.date.available2014-12-04T05:52:52Z
dc.date.issued2014-12-04
dc.identifier.otherMuswita Widya Rahma
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/42624
dc.description091301053en_US
dc.description.abstractPembelajaran bahasa Inggris pada siswa Sekolah Dasar masih saja menjadi permasalahan di Indonesia. Salah satu tujuan pembelajaran bahasa Inggris pada siswa Sekolah Dasar yaitu diharapkan siswa memiliki kemampuan memahami keterangan lisan dan tertulis serta ungkapan sederhana. Strategi pembelajaran yang menyenangkan dapat membantu siswa dalam memiliki kemampuan pemahaman, yaitu metode bercerita. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh teknik bercerita dan latar belakang etnis terhadap kemampuan pemahaman bacaan teks bahasa Inggris. Penelitian ini dilakukan pada 136 siswa kelas IV Sekolah Dasar di kota Medan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan menggunakan desain between subject factorial design 2x2. Data yang diperoleh dianalisis dengan two-way anova. Alat ukur yang digunakan adalah alat ukur kemampuan pemahaman bacaan teks bahasa Inggris untuk anak kelas IV Sekolah Dasar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh teknik bercerita (membaca cerita dan mendongeng) terhadap kemampuan pemahaman bacaan teks bahasa Inggris (p= .159). Penelitian ini juga menghasilkan tidak adanya pengaruh latar belakang etnis (Batak Toba dan Tionghoa) terhadap kemampuan pemahaman bacaan teks bahasa Inggris (p= .053). Interaksi antara teknik bercerita (membaca cerita dan mendongeng) dan latar belakang etnis (Batak Toba dan Tionghoa) juga tidak berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman bacaan teks bahasa Inggris (p= .184).en_US
dc.description.abstractPembelajaran bahasa Inggris pada siswa Sekolah Dasar masih saja menjadi permasalahan di Indonesia. Salah satu tujuan pembelajaran bahasa Inggris pada siswa Sekolah Dasar yaitu diharapkan siswa memiliki kemampuan memahami keterangan lisan dan tertulis serta ungkapan sederhana. Strategi pembelajaran yang menyenangkan dapat membantu siswa dalam memiliki kemampuan pemahaman, yaitu metode bercerita. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh teknik bercerita dan latar belakang etnis terhadap kemampuan pemahaman bacaan teks bahasa Inggris. Penelitian ini dilakukan pada 136 siswa kelas IV Sekolah Dasar di kota Medan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan menggunakan desain between subject factorial design 2x2. Data yang diperoleh dianalisis dengan two-way anova. Alat ukur yang digunakan adalah alat ukur kemampuan pemahaman bacaan teks bahasa Inggris untuk anak kelas IV Sekolah Dasar. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh teknik bercerita (membaca cerita dan mendongeng) terhadap kemampuan pemahaman bacaan teks bahasa Inggris (p= .159). Penelitian ini juga menghasilkan tidak adanya pengaruh latar belakang etnis (Batak Toba dan Tionghoa) terhadap kemampuan pemahaman bacaan teks bahasa Inggris (p= .053). Interaksi antara teknik bercerita (membaca cerita dan mendongeng) dan latar belakang etnis (Batak Toba dan Tionghoa) juga tidak berpengaruh terhadap kemampuan pemahaman bacaan teks bahasa Inggris (p= .184).en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectReading Comprehension Abilityen_US
dc.subjectStorytelling Techniquesen_US
dc.subjectEthnic Backgroundsen_US
dc.titlePengaruh Teknik Bercerita Dan Latar Belakang Etnis Terhadap Kemampuan Pemahaman Bacaan Teks Bahasa Inggrisen_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record