Show simple item record

dc.contributor.advisorLubis, Irsyad
dc.contributor.authorSari, Utami Rukmana
dc.date.accessioned2014-11-04T03:11:05Z
dc.date.available2014-11-04T03:11:05Z
dc.date.issued2014-11-04
dc.identifier.otherMuswita Widya Rahma
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/42154
dc.description100501020en_US
dc.description.abstractPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebutuhan modal pengusaha serta pola pembiayaan pada sektor makanan dan minuman di Kota Medan. Penelitian ini menggunakan jenis data primer dengan metode pengumpulan data melalui obesrvasi, wawancara, dan kuesioner yang ditujukan kepada 40 orang pengusaha yang bergerak di bidang usaha makanan dan minuman yang dipilih secara sengaja dengan penentuan lokasi penelitian yang juga dilakukan secara sengaja (purposive sampling). Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis crosstab (tabulasi silang) dan analisis deskriptif untuk masing-masing permasalahan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pola pembiayaan UMKM pada sektor makanan dan minuman sebagian besar berasal dari dana sendiri sehingga minim dalam hal permodalan. Untuk pengembangan usaha, para pengusaha sektor makanan dan minuman memilih meminjam dana melalui kredit bank dengan kebutuhan modal berkisar Rp. 5 juta - Rp.50 juta. Upaya yang diperlukan untuk peningkatan usaha berupa informasi tentang laporan keuangan untuk mengetahui pengelolaan keuangan usaha, penyediaan tempat usaha, kemudahan izin, pemanfaatan teknologi informasi, menjalin kemitraan, peningkatan kualitas produk maupun perluasan pemasaran produk.en_US
dc.description.abstractThis research aims to determine the capital requirements of enterpreneurs on food and beverage sector in Medan city as well as to determine the pattern of business management in terms of the managerial aspects of Micro Small Medium Enterprises in the food and beverage sector in Medan city. This research uses primary data with the collection methods of data through observation, interviews, and questionnaires addressed to 40 people entrepreneurs engaged in the food and beverage sector and the location is deliberately chosen (purposive sampling). The analysis technique is used in this research is crosstab analysis (cross tabulation) and descriptive analysis for each issue. The results of this research indicated that funding pattern of Micro Small Medium Enterprises on food and beverage majority from his own funds so minimal in terms of capital. For business development, the food and beverage sector enterpreneurs choose to borrow funds from credit bank with the capital necessity between Rp. 5 million - Rp. 50 million. Efforts are needed to increase the business as the information knowledge about financial reporting, the provision of a place of business, ease of permission, use of information technology, establish partnerships, improving product quality and expanding product marketing.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectCapital Requirementsen_US
dc.subjectFinancing Schemeen_US
dc.subjectMSME Managementen_US
dc.titleAnalisis Kebutuhan Modal pada UMKM Sektor Makanan dan Minuman di Kota Medan (studi kasus: Kecamatan Medan Tembung)en_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record