Show simple item record

dc.contributor.advisorPatana, Pindi
dc.contributor.advisorNurmatias
dc.contributor.authorGinting, Aryalan
dc.date.accessioned2014-10-08T04:31:30Z
dc.date.available2014-10-08T04:31:30Z
dc.date.issued2014-10-08
dc.identifier.otherZulhelmi
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/41821
dc.description090302081en_US
dc.description.abstractLogam dan mineral lainnya hampir selalu ditemukan dalam air tawar dan air laut, walaupun jumlahnya sangat terbatas. Logam berat yang masuk ke dalam perairan akan mencemari laut. Salah satu biota laut yang diduga akan terpengaruh langsung akibat penurunan kualitas perairan dan sedimen di lingkungan pantai adalah hewan jenis kerang-kerangan. Penelitian ini bertujuan untuk menghitung jumlah konsentrasi logam berat pb di air, sedimen dan dalam tubuh kerang darah (Andara granosa) serta menganalisis korelasi konsentrasi logam berat antara air, sedimen, dan kerang. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni-Agustus 2013 di Perairan Pantai Belawan, Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan, Provinsi Sumatera Utara. Jumlah titik stasiun yang diamati berjumlah 3 stasiun. Parameter yang diamati adalah parameter fisika-kimia perairan dan konsentrasi logam berat timbal pada kolom air, sedimen, dan kerang darah yang kemudian dianalisis dengan menggunakan spektofotometer serapan atom (AAS). Hasil penelitian pada air menunjukkan konsentrasi logam berat timbal berkisar antara 0,64-0,91 mg/L. Sedangkan konsentrasi timbal pada sedimen berkisar antara 60,78-71,56 mg/kg dan konsentrasi timbal pada kerang berkisar antara 10,48-12,03 mg/kg. Hasil ini menunjukkan bahwa air, sedimen, dan kerang darah pada perairan Pantai Belawan telah tercemar oleh logam berat timbal.en_US
dc.description.abstractMetals and other minerals commonly found in fresh water and sea water, although the amount is very limited. Heavy metals into the waters will pollute the sea. One suspected of marine life will be affected due to degradation of water and sediment in coastal environments is shellfish. This study aims to quantify the amount of lead concentrations of heavy metals in water, sediment, body shells (Anadara Granosa) and heavy metals analyzed the correlation between water, sediment and shellfish . This study conducted in June-August in 2013 in the waters of Belawan Beach, Village Deli Chart, District of Medan Belawan, North Sumatra Province. point stations observed were three stations. Parameters measured were water physicochemical parameters and heavy metal concentrations of lead in the water column, sediment, and shellfish are then analyzed using atomic absorption spectrophotometer (AAS). The results of research on water showed heavy metal concentrations of lead ranged between 0.64 to 0.91 mg / L. while lead concentrations in sediments ranged from 60.78 to 71.56 and lead concentrations in mussels ranged from 10.48 to 12.03 mg / kg. These results indicate that water, sediment, and shellfish contaminated with heavy metals lead already on the beach Belawan.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectHeavy Metalsen_US
dc.subjectLeaden_US
dc.subjectShellfishen_US
dc.titleKandungan Logam Berat Pb pada Air, Sedimen, dan Kerang Darah (Anadara granosa) di Pantai Belawan, Provinsi Sumatera Utaraen_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record