Show simple item record

dc.contributor.advisorPurwoko, Agus
dc.contributor.advisorAffandi, Oding
dc.contributor.authorNurhayati
dc.date.accessioned2014-10-02T02:09:45Z
dc.date.available2014-10-02T02:09:45Z
dc.date.issued2014-10-02
dc.identifier.otherMuswita Widya Rahma
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/41704
dc.description091201002en_US
dc.description.abstractSugar palm is one of the non-timber forest products has immediate benefits and a high economic potential because almost all parts can provide financial benefits. One of its products is palm fibers that are processed into fibers brooms and brushes. But very few people who use palm fibers because of the limited information on the financial value of process palm fibers. Therefore, this research aims to determine the financial feasibility, workflow and marketing margins and marketing efficiency fiber products. Respondents of this research were the businesses fibers and fibers businesses selling products. The method of data analysis were financial analysis and marketing analysis. The results showed that the broom and brush fibers making business because the value of R / C ratio is 1.15 with number of BEP volume of production was 314/unit and number of BEP price was Rp. 4668.07 and the payback period is 12 times production. While the brush fibers business has a value of R / C ratio is 1,10 with number of BEP volume production was 321,20/unit and number of BEP price Rp. 729,99 and payback period 3 times. There are 3 lines with margin value for broom Rp. 9650 and the margin value of brush Rp. 4630. Marketing channels is said to be inefficient to processing because value of mark-up on selling high.en_US
dc.description.abstractAren merupakan salah satu hasil hutan non kayu memiliki manfaat langsung dan potensi ekonomi yang tinggi, karena hampir semua bagiannya dapat memberikan keuntungan finansial. Salah satu produknya yaitu ijuk aren yang diolah menjadi sapu dan sikat ijuk. Akan tetapi sangat sedikit masyarakat yang memanfaatkan ijuk aren karena terbatasnya informasi nilai finansial dari pengolaan ijuk aren. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan finansial, alur dan margin pemasaran serta efisiensi pemasaran produk ijuk. Responden dari penelitian ini adalah pelaku usaha pengolahan ijuk dan pelaku usaha penjualan produk ijuk. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis finansial dan analisis pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha pembuatan sapu dan sikat ijuk lebih layak karena nilai R/C ratio untuk sapu yaitu 1,15 dengan BEP volume produksi sebanyak 314 unit dan BEP harga sebesar Rp. 4668,07 serta payback period 12 kali. Sedangkan usaha sikat ijuk memiliki nilai R/C ratio yaitu 1,10 dengan BEP volume produksi sebanyak 321,20 dan BEP harga sebesar Rp. 729,99 serta payback period 3 kali. Terdapat 4 saluran dengan nilai margin untuk sapu Rp. 9650 dan nilai margin sikat Rp. 4630. Saluran pemasaran dikatakan tidak efisien pada pengolah karena nilai mark up on selling tinggien_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectPalm Fibersen_US
dc.subjectFinansial Analysisen_US
dc.subjectMarketing Margin, Broomen_US
dc.subjectBrushen_US
dc.titleAnalisis Finansial dan Pemasaran Produk Ijuk Aren (Arenga pinnata) di Desa Pelintahan Kecamatan Sei Rampah Kabupaten Serdang Bedagaien_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record