Show simple item record

dc.contributor.advisorMarsaulina, Irnawati
dc.contributor.advisorchahaya, Indra
dc.contributor.authorSilaban, Saurma Erni Selvita
dc.date.accessioned2014-05-20T06:11:30Z
dc.date.available2014-05-20T06:11:30Z
dc.date.issued2014-05-20
dc.identifier.otherAde Ike Maria Sinaga
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/41181
dc.description101000306en_US
dc.description.abstractTea is the most consumed beverage either cold or hot. One kind of them is bag tea products. Tea bag is wrapped in smooth porous paper and heat resistant. In general, the paper uses chlorine as a bleach, it is the reason for necessary to study the chlorine content in water of tea bag. The purpose of this study was to determine the chlorine content in water of tea bag based on temperature and time. The kind of this study is descriptive survey. The object of study is the water of tea bag mixing in drinking water then examined in laboratorium of Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Dan Pemberantasan Penyakit Menular Kelas I Medan by using spectrophotometric method. The survey results showed that, there is the chlorine content of tea bag water at 400-1000C with immersion time respectively 1 minutes, 3 minutes and 5 minutes. The survey results also revealed that the chlorine content increased by the increasing of temperature and time. The chlorine content is 1.35 mg/250 ml in temperature of 900c with 3 minutes immersion and chlorine content 0.2817 mg/250 ml in temperature of 800c with 3 minutes. Hence, it is concluded that the increasing of temperature and time will increase the chlorine in the tea bag water. It can be harmful health both in short and long term. According to Permenkes RI No. 492/Menkes/Per/IV/2010 that chlorine levels in drinking water is 1.25 mg/250 ml. It is suggested for frequent consumption of tea using brewed tea.en_US
dc.description.abstractTeh merupakan minuman yang paling banyak dikonsumsi masyarakat baik dingin maupun panas, Salah satu produk teh yaitu teh celup. Teh celup merupakan teh yang dibungkus kertas berpori-pori halus dan tahan panas. Pada umumnya kertas menggunakan klorin sebagai pemutih dalam pembuatannya sehingga perlu dilakukan penelitian analisis kandungan klorin pada air teh celup. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kandungan klorin pada air teh celup berdasarkan suhu dan waktu. Penelitian ini merupakan penelitian survei deskriptif. Objek penelitian ini adalah air teh celup yang berasal dari pencampuran teh celup dengan air minum kemudian diperiksa di laboratorium Balai Teknik Kesehatan Lingkungan Dan Pemberantasan Penyakit Menular Kelas I Medan dengan menggunakan metode spektrofotometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kandungan klorin pada air teh celup pada suhu 400-1000C dengan waktu pencelupan 1 menit, 3 menit dan 5 menit. Hasil penelitian juga diketahui bahwa kandungan klorin meningkat seiring dengan peningkatan suhu dan waktu. Dimana pada suhu 900C dan waktu pencelupan 3 menit jumlah kandungan klorin adalah 1.35 mg/250 ml dan 0.2817 mg/250 ml untuk suhu 800C dan waktu 3 menit. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semakin bertambahnya suhu dan waktu maka akan terjadi peningkatan klorin pada air teh celup sehingga dapat membahayakan kesehatan manusia baik jangka pendek maupun jangka panjang. Menurut Permenkes RI No. 492/Menkes/Per/IV/2010 bahwa kadar klorin pada air minum adalah 1.25 mg/250 ml air minum. Disarankan bila sering mengkonsumsi teh sebaiknya menggunakan teh seduh.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectChlorineen_US
dc.subjectTea bagsen_US
dc.subjectTemperatureen_US
dc.subjectTimeen_US
dc.subjectSpectrophotometryen_US
dc.titleAnalisis Kandungan Klorin Pada Air Teh Celup Berdasarkan Suhu Dan Waktu Pencelupan Di Kota Medan 2013en_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record