Show simple item record

dc.contributor.advisorAbidin, Trimurni
dc.contributor.authorFaskawati, Ayu
dc.date.accessioned2013-12-06T03:50:44Z
dc.date.available2013-12-06T03:50:44Z
dc.date.issued2013-12-06
dc.identifier.otherMuswita Widya Rahma
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/39413
dc.description090600137en_US
dc.description.abstractBahan irigasi yang sering digunakan adalah sodium hipoklorit (NaOCl) dan dapat mengangkat senyawa organik tetapi tidak mengangkat anorganik. Untuk mencapai sifat ideal dari bahan irigasi, banyak penelitian yang meneliti tentang alternatif bahan irigasi. Kitosan blangkas memiliki kemampuan mengangkat anorganik. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat pengaruh kedua bahan irigasi dalam mengangkat smear layer digunakan scanning electron microscope (SEM) Penelitian ini menggunakan 30 sampel penelitian yang dibagi menjadi 6 kelompok, yaitu kelompok I larutan kitosan 0,1%, kelompok II larutan kitosan 0,2%, kelompok III larutan NaOCl 2,5% + larutan kitosan 0,1%, kelompok IV larutan NaOCl 2,5% + larutan kitosan 0,2%, kelompok V larutan EDTA 17% + NaOCl 2,5% dan kelompok VI larutan saline. Dilakukan preparasi dengan menggunakan ProTaper rotary instrument. Pada setiap kelompok, setiap pergantian file, sampel diirigasi dengan bahan irigasi sesuai dengan kelompok perlakuan sebanyak 3 ml selama 1 menit dan final rinse sebanyak 5 ml dengan menggunakan jarum irigasi two-side vented 30G. Gigi kemudian dibelah arah bukolingual, dikeringkan lalu dilapisi dengan platina. Sampel akan dimasukkan ke dalam scanning electron microscope dengan pembesaran 1000x pada bagian 1/3 apikal. Data analisis menggunakan uji Kruskall-Wallis dan uji statistik Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan signifikan dalam mengangkat smear layer dari kitosan 0,1% jika dibandingkan dengan kitosan 0,2% (p=, kombinasi NaOCl 2,5% dan Kitosan 0,1% serta kombinasi EDTA 17% dan NaOCl l2,5% (p>0,05). Tetapi terdapat perbedaan signifikan dalam mengangkat smear layer dari kitosan 0,2% jika dibandingkan dengan kombinasi NaOCl 2,5% dan kitosan 0,2 serta kombinasi EDTA 17% dan NaOCl 2,5% (p<0,05). Dari hasil tersebut diketahui bahwa kitosan molekul tinggi dengan konsentrasi 0,2% merupakan bahan irigasi yang dapat mengangkat smear layer pada 1/3 apikal.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectSmear Layeren_US
dc.subjectIrigasien_US
dc.subjectNaOClen_US
dc.subjectKitosan Blangkasen_US
dc.titlePengaruh Tindakan Irigasi Dengan Kitosan Blangkas (Tachypleus Gigas), Sodium Hipoklorit Dan Edta Terhadap Penyingkiran Smear Layer (Penelitian In Vitro)en_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record