Show simple item record

dc.contributor.advisorMutiara, Erna
dc.contributor.advisorRasmaliah
dc.contributor.authorPurba, Kenangan T.H
dc.date.accessioned2013-11-09T02:36:08Z
dc.date.available2013-11-09T02:36:08Z
dc.date.issued2013-11-09
dc.identifier.otherFranz
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/39080
dc.description097032050en_US
dc.description.abstractPemilik anjing di Kecamatan Sarudik memiliki budaya tidak membuat kandang pada anjing peliharaannya sehingga anjing terbiasa berkeliaran dan bebas keluar masuk rumah. Keadaan ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan dan belum adanya informasi tentang hubungan pengetahuan dan faktor persepsi pencetus dengan pencegahan rabies. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan pengetahuan dan faktor persepsi pencetus dengan pencegahan rabies. Penelitian ini merupakan penelitian survei dengan menggunakan pendekatan cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh keluarga di Kecamatan Sarudik, yang memiliki anjing yaitu sebanyak 376 KK, yang tinggal di 4 (empat) kelurahan dan 1 (satu) desa. Sampel sebanyak 210 orang, diambil dengan metode klaster dan dibantu program C-Survey. Data diperoleh dengan wawancara menggunakan kuesioner, dianalisis dengan regresi logistik ganda pada α = 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berhubungan dengan pencegahan penyakit rabies adalah pengetahuan pemilik anjing dan faktor pencetus (ancaman dan kematian) dan variabel pengetahuan merupakan variabel yang paling dominan berhubungan dengan pencegahan penyakit rabies. Perlu peningkatan penyuluhan tentang pencegahan penyakit rabies secara berkesinambungan dan terpadu melalui program Promkes (Promosi Kesehatan) oleh kader kesehatan di Posyandu, petugas dari puskesmas dan dukungan dari pemerintah kecamatan dan desa. Pemilik anjing dan Dinas Peternakan Kabupaten Tapanuli Tengah supaya melaksanakan vaksinasi anjing peliharaan, mengikat anjing, membuat penutup moncong dan mengeliminasi anjing tak bertuan, membuat peraturan daerah tentang kepemilikan anjing yang sah, syarat kepemilikan dan sanksi yang jelas karena akibat gigitan anjing yang terinfeksi rabies dapat mengakibatkan kematian.en_US
dc.description.abstractDog owner’s in the Sarudik Subdistrict have a culture not to make cages for their dogs, so that their dogs will not roam freely in and out of the house. This situation is caused due to lack of knowledge and lack of information about the relationship between knowledge, perception about precipitating factors and the prevention of rabies. This study aimed to analyze the relationship between knowledge, perception about factors precipitating factors and the prevention of rabies. This study is a survey research using cross-sectional approach. The population in this study was all head of house hold in Sarudik Subdistrict, which has dog as many as 376 head of house hold, lived in 4 (four) villages (Kelurahan) and 1 (one) village (Desa). Sample of 210 head of house hold, was taken with the cluster method and is assisted C-Survey program. Data were obtained by questionnaire interviews, analyzed by multiple logistic regression at α = 5%. The results showed that the factors related to the prevention of rabies were the dog owner's knowledge and perception about precipitating factors (namely perception about threat and death) and the variable of knowledge is the most dominant variable related to prevention of rabies. Need to increase integreated and continuous education about rabies prevention through Health Promotion Program by health cadres in integrated service post (Posyandu), health center personels and support from the subdistrict and village governments. Dog owner’s and Tapanuli Tengah District Veterinary Office should do vaccination to their dogs, tie the dogs, fix the dog’s muzzle and eliminate the no-man's dog, make local regulations about official dog ownership, ownership requirements, and clear sanctions because rabies from dog bites can lead to death.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectKnowledgeen_US
dc.subjectPrecipitating Factorsen_US
dc.subjectRabies Diseaseen_US
dc.titleHubungan Pengetahuan Pemilik Anjing dan Faktor Persepsi Pencetus dengan Pencegahan Penyakit Rabies di Kecamatan Sarudik Kabupaten Tapanuli Tengahen_US
dc.typeMaster Thesesen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record