Show simple item record

dc.contributor.advisorLubis, Masniari
dc.contributor.authorHandayani, Nur
dc.date.accessioned2013-09-30T08:12:52Z
dc.date.available2013-09-30T08:12:52Z
dc.date.issued2013-09-30
dc.identifier.otherPriskilla
dc.identifier.urihttp://repository.usu.ac.id/handle/123456789/38611
dc.description041000257en_US
dc.description.abstractPenyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan masalah kesehatan di Indonesia. Seluruh wilayah di Indonesia mempunyai resiko untuk terjangkit penyakit DBD, sebab baik virus penyebab maupun nyamuk penularnya sudah tersebar luas di perumahan penduduk maupun fasilitas umum diseluruh Indonesia. Penderita DBD di Indonesia setiap tahun meningkat, di tahun 2005 meningkat lebih dari dua kali dibandingkan tahun sebelumnya, yakni berjumlah 12.482 jiwa. Pada tahun 2005 penyakit DBD sudah menjadi masalah yang endemis pada 122 daerah Tingkat 11, 605 daerah Kecamatan, dan 1800 desa/kelurahan di Indonesia. Untuk mencegah terjadinya peningkatan jumlah penderita dan angka kematian akibat DBD, perlu dibuat suatu perencanaan. Perencanaan dibuat setelah mengetahui terlebih dahulu situasi dan kondisi dimasa datang. Untuk mengetahui hal tersebut perlu dilakukan peramalan. Peramalan merupakan perkiraan mengenai kejadian yang akan terjadi pada masa yang akan datang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kecenderungan jumlah penderita DBD tahun 2001-2005 untuk ramalan tahun 2006-2010 di Rumah Sakit Umum Dr. Pirngadi Medan dengan metode analisa data berkala (time seies). Analisa dilakukan pada penderita DBD tahun 2001-2005, baik secara keseluruhan, menurut umur (bayi, balita, anak-anak, dewasa), dan menurut jenis kelamin [pria dan wanita). Pada jumlah penderita DBD anak-anak (umur 5-14 tahun) terdapat, trend jangka panjang maka peramalan menggunakan proyeksi trend dan variasi musiman. Pada jumlah penderita DBD secara keseluruhan, bayi (umur <1 tahun), balita (umur 1-4 tahun), dewasa (umur >15 tahun), pria, dan wanita, tidak terdapat trend jangka panjang maka peramalan menggunakan double exponential smoothing. Hasil ramalan yang diperoleh adalah tahun 2006 jumlah penderita DBD meningkat, baik secara keseluruhan, menurut umur (bayi, balita, dewasa), maupun menurut jenis kelamin (pria dan wanita) terutama pada bulan Nopember dan Desember. Sedangkan ramalan jumlah penderita DBD pada anak-anak (umur 5-14 tahun) untuk tahun 2006-2010 juga meningkat, terutama juga bulan Nopember dan Desember. Sebagai antisipasi jumlah penderita DBD yang diperkirakan semakin meningkat diharapkan Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Kota Medan melakukan upaya untuk lebih memberdayakan masyarakat, menginformasikan cara penularan dan pencegahan penyakit DBD, khususnya anak sekolah. Bagi RSU Dr. Pirngadi Medan lebih meningkatkan sumber dayanya untuk pelayanan penderita DBD.en_US
dc.language.isoiden_US
dc.subjectDBDen_US
dc.subjectPeramalanen_US
dc.titleAnalisa Kecenderungan Penderita Demam Berdarah Dengue (DBD) Tahun 2001-2005 Untuk Peramalan Pada Tahun 2006-2010 Di Rumah Sakit Umum Dr. Pirngadi Medanen_US
dc.typeStudent Papersen_US


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record